Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Memilih Charger yang Aman buat HP, Sesuaikan Dayanya
ilustrasi charger HP (unsplash.com/Andrey Matveev)
  • Pemilihan charger harus disesuaikan dengan spesifikasi dan daya HP agar pengisian baterai berjalan cepat serta optimal tanpa risiko kerusakan.
  • Gunakan charger original atau dari merek terpercaya seperti Anker, UGREEN, dan BASEUS yang menawarkan kualitas baik dengan harga lebih terjangkau.
  • Hindari charger murah tanpa merek karena berpotensi palsu dan dapat merusak HP; sebaiknya beli di toko resmi atau reseller bereputasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Salah satu aksesori HP yang wajib kamu miliki adalah charger. Aksesoris tersebut sangat penting karena digunakan untuk mengisi daya baterai HP. Charger juga beragam, ada yang dayanya besar, menggunakan kabel USB type C, lighting, bahkan ada yang mendukung pengecasan dengan teknologi Power Delivery (PD).

Karena keberagaman tersebut, kamu tak boleh sembarangan memilih charger HP. Pastikan charger sesuai dengan spesifikasi HP, punya daya yang optimal, dan menggunakan jenis kabel yang sesuai dengan port di HP. Masih bingung bagaimana cara memilih charger yang aman buat HP? Di bawah ini beberapa tipsnya!

1. Sesuaikan daya charger dengan spesifikasi HP

ilustrasi charger HP (unsplash.com/Andrey Matveev)

Salah satu hal terpenting ketika membeli charger adalah menyesuaikannya dengan spesifikasi HP. Secara spesifik, kamu harus menyesuaikan daya charger dengan HP itu sendiri. Jika HP mendukung pengecasan hingga 45 watt, maka carilah charger yang mendukung output 45 watt. Kamu juga bisa mencari charger yang dayanya lebih dari 45 watt, tapi jangan membeli charger yang output dayanya di bawah 45 watt. Begitu pun untuk HP yang mendukung daya lain seperti 15, 25, 30, 65, atau 80 watt. Penyesuaian tersebut sangat penting agar baterai HP bisa terisi dengan cepat dan pengecasan menjadi lebih optimal.

2. Gunakan charger berkualitas dari merek terpercaya

ilustrasi charger HP (unsplash.com/Andrey Matveev)

Charger terbaik sebenarnya adalah charger original yang sesuai dengan merek HP. Namun, kamu tetap bisa menggunakan charger pihak ketiga dari berbagai merek. Dilansir Engadget, beberapa merek charger yang aman dan terpercaya adalah Anker, UGREEN, Satechi, dan Plugable. Merek lain seperti BASEUS, ACMIC, Uneed, USAMS, Robot, dan Aukey juga bisa menjadi pilihan yang menarik. Semua merek tersebut biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau daripada charger original sehingga bisa menghemat budget.

3. Pastikan charger mendukung teknologi yang ada di HP

ilustrasi charger HP (unsplash.com/Homemade Media)

Charger dan HP merupakan dua perangkat dengan teknologi yang berbeda. Karena itu, pastikan kamu membeli charger yang teknologi atau protokol pengecasannya cocok dengan HP. Laman resmi UGREEN menjelaskan bahwa ada beberapa teknologi atau protokol di charger yang harus diperhatikan, seperti Power Delivery (PD), Quick Charge, Warp Charge, hingga Adaptive Fast Charging. HP bisa mendukung salah satu atau beberapa teknologi pengecasan tersebut. Pastikan kamu memperhatikan dukungan teknologi atau protokol pada charger agar pengecasan bisa berjalan lebih cepat.

4. Periksa dukungan kabel dari charger yang dibeli

ilustrasi charger HP (unsplash.com/Markus Winkler)

Charger menggunakan kabel agar bisa mengisi baterai HP. Kabel tersebut nantinya akan dicolok atau dipasang ke port yang ada di HP. Tiap charger juga memiliki kabel yang berbeda tergantung kompatibilitasnya. Dilansir laman resmi Anker, beberapa kabel yang ada di charger adalah Type-C, micro-USB, Type-A, dan kabel Lightning. Kabel micro-USB biasanya dipakai di HP Android generasi lama. Ada juga kabel lighting yang secara khusus dipakai di iPhone 14 series ke bawah. Kabel USB Type-C menjadi yang paling universal karena digunakan hampir di semua HP modern, baik itu Samsung, Xiaomi, vivo, ASUS, hingga iPhone 15 series ke atas.

5. Jangan tergiur dengan charger yang harganya terlalu murah

ilustrasi charger HP (unsplash.com/Arturo Añez)

Selain hal teknis, kamu juga harus memperhatikan harga charger. Kamu akan menemukan charger dengan harga yang bervariasi, ada yang jutaan, ratusan, bahkan puluhan ribu. Charger original dan charger berkualitas yang bermerek biasanya dihargai cukup tinggi. Harga termurah umumnya Rp50 ribu–Rp100 ribuan. Buat charger dengan daya yang tinggi seperti 65 hingga 100 watt, harganya bisa tembus Rp500 ribu hingga Rp1 jutaan. Jika menemukan charger yang harganya hanya Rp20 ribu atau Rp30 ribuan sebaiknya jangan dibeli. Sebab, produk tersebut adalah charger palsu yang justru bisa merusak HP.

Kamu bisa memilih charger yang aman buat HP sesuai dengan spesifikasi gadget dan isi dompet. Jika memungkinkan, belilah charger di toko resmi, entah itu toko fisik atau marketplace resmi. Jika tak memungkinkan, kamu juga bisa membeli charger di reseller terpercaya yang punya reputasi tinggi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article