Mengenal My FanCam di Samsung Galaxy Z Fold 8, Apa Itu?

- Samsung memperkenalkan fitur My FanCam di Galaxy Z Fold 8 yang memanfaatkan Galaxy AI untuk melacak subjek otomatis dan memperbaiki framing video tanpa perlu rekaman ulang.
- My FanCam menawarkan berbagai rasio aspek seperti 1:1 hingga 9:16, memungkinkan pengguna menyesuaikan format video agar lebih cocok untuk berbagai platform media sosial.
- Galaxy Z Fold 8 sudah tersedia untuk pre-order di Indonesia dengan promo upgrade memori gratis, potongan harga hingga Rp4 juta, serta bonus langganan Google AI Pro enam bulan.
Samsung menghadirkan beragam fitur Galaxy AI baru pada Galaxy Z Fold 8 yang baru saja rilis dalam acara Galaxy Unpacked 2026, Rabu (22/7/2026). Di antara berbagai kemampuan tersebut, My FanCam menjadi salah satu fitur yang paling menarik karena berfokus pada pengalaman merekam video. Fitur ini dirancang untuk mengatasi masalah yang sering dialami pengguna ketika hasil rekaman memiliki framing yang kurang pas. Alhasil, video yang semula terasa kurang fokus dapat diperbaiki tanpa harus merekam ulang.
Bagi penggemar konser, situasi ini tentu bukan hal asing. Saat berhasil merekam penampilan idola dari tengah kerumunan penonton, hasil videonya justru sering menampilkan banyak kepala atau orang lain yang ikut memenuhi frame. Hal serupa juga dapat terjadi ketika merekam teman yang sedang tampil di panggung, anak saat pentas sekolah, atau anggota keluarga ketika mengikuti perlombaan. Melalui My FanCam, Samsung menghadirkan solusi agar subjek utama tetap menjadi pusat perhatian meski video direkam dari keramaian.
1. AI melacak subjek secara otomatis

My FanCam tersedia pada Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai bagian dari Galaxy AI di aplikasi editor video. Pengguna cukup membuka video yang ingin diedit, mengetuk tombol Galaxy AI, lalu memilih menu My FanCam. Setelah itu, sistem akan menganalisis isi video dan mengenali berbagai subjek yang muncul di dalam frame. Seluruh proses berlangsung secara otomatis sebelum pengguna menentukan subjek yang ingin diikuti.
Usai analisis selesai, pengguna hanya perlu memilih orang yang ingin dijadikan fokus utama sepanjang video. Galaxy AI kemudian mengikuti pergerakan subjek tersebut sambil menyesuaikan komposisi gambar secara otomatis. Hasilnya, video tampak seperti direkam oleh kamera yang terus mengunci fokus pada satu orang. Fitur ini membuat rekaman yang semula memiliki framing kurang tepat menjadi lebih nyaman untuk ditonton.
2. Samsung menyediakan beragam pilihan rasio aspek sesuai kebutuhan

Sebelum pemrosesan dimulai, Samsung menyediakan berbagai pilihan rasio aspek agar hasil video sesuai kebutuhan pengguna. Video dapat diekspor dalam orientasi horizontal maupun vertikal. Pilihan rasio aspek yang tersedia meliputi 1:1, 3:4, 9:16, 2:3, 3:5, 4:5, hingga 5:7. Fleksibilitas ini memudahkan pengguna menyesuaikan format video untuk berbagai platform media sosial.
Setelah format dipilih, pengguna cukup menekan tombol Follow. Galaxy AI kemudian melakukan crop sekaligus menyusun ulang framing agar subjek tetap berada di pusat perhatian sepanjang video. Proses tersebut membuat video yang semula menampilkan banyak orang berubah menjadi lebih fokus pada sosok yang dipilih. Hasil akhirnya pun siap dibagikan tanpa perlu melalui proses editing yang rumit.
Kemampuan ini terasa bermanfaat untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Selain merekam konser, pengguna dapat memanfaatkannya saat mengabadikan anak yang sedang bertanding olahraga, hewan peliharaan yang berlarian di taman, atau teman yang sedang tampil dalam sebuah acara. Bahkan ketika merekam seseorang yang berjalan di tengah keramaian, My FanCam tetap berusaha menjaga subjek tersebut berada di dalam frame sehingga video terlihat lebih rapi.
3. Fitur My FanCam cocok untuk konten media sosial

My FanCam dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan video yang lebih siap dibagikan ke media sosial. AI secara otomatis mengikuti subjek yang dipilih sekaligus menyesuaikan framing sesuai rasio aspek yang diinginkan. Berkat proses tersebut, pengguna tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan crop atau mengatur ulang komposisi video secara manual. Hal ini membuat proses editing menjadi lebih sederhana, terutama untuk konten yang ingin segera diunggah.
Meski menawarkan kemudahan, My FanCam tetap memiliki keterbatasan. Proses crop digital dan pemrosesan AI membuat kualitas video hasil akhir tidak setajam rekaman aslinya. Karena itu, fitur ini mungkin kurang ideal untuk kebutuhan produksi video profesional. Namun, untuk unggahan media sosial atau berbagi video sehari-hari, My FanCam sudah mampu menghasilkan video yang lebih rapi dan fokus hanya dalam beberapa langkah.
Setelah meluncur di pasar global, Samsung resmi membuka masa pre-order Galaxy Z Fold 8 di Indonesia. Periode pemesanan berlangsung mulai 22 Juli 2026 pukul 20.00 WIB hingga 13 Agustus 2026, Galaxy Z Fold 8 hadir dalam tiga pilihan warna reguler, yaitu Lavender, Cream, dan Graphite. Selain itu, Samsung juga menawarkan varian warna eksklusif Pistachio yang hanya tersedia melalui pembelian online di Samsung.com/id. Adapun harga Samsung Galaxy Z Fold 8 di Indonesia adalah sebagai berikut:
Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 di Indonesia
Kapasitas penyimpanan | Harga |
Galaxy Z Fold 8 (12 GB/256 GB) | Rp28.499.000 |
Galaxy Z Fold 8 (12 GB/512 GB) | Rp32.499.000 |
Galaxy Z Fold 8 (16 GB/1 TB) | Rp40.499.000 |
Samsung menawarkan sejumlah keuntungan bagi pembeli Galaxy Z Fold 8 Series. Konsumen yang membeli varian RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB akan memperoleh upgrade kapasitas memori gratis menjadi 512 GB melalui program Free 2X Upgrade Memory. Sementara itu, pembeli Galaxy Z Fold 8 varian RAM 16 GB dengan penyimpanan 1 TB akan mendapatkan potongan harga langsung sebesar Rp4 juta. Varian tertinggi ini juga dilengkapi perlindungan Samsung Care Plus selama dua tahun yang mencakup kerusakan layar secara menyeluruh.
Seluruh pembeli Galaxy Z Fold 8 Series turut memperoleh perlindungan layar (Screen Protection Film) selama dua tahun serta akses ke Samsung Premier Service selama periode yang sama. Layanan ini mencakup penggantian lapisan pelindung layar, jaminan perbaikan dalam satu hari, jalur prioritas di pusat layanan, layanan antar-jemput perangkat, hingga akses ke pusat bantuan yang tersedia 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan. Sebagai tambahan, Samsung juga menyertakan langganan Google AI Pro gratis selama enam bulan dengan nilai sekitar Rp2,1 juta, sehingga pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur AI premium tanpa biaya tambahan.



















