“Foto keluarga saat Lebaran rasanya kurang lengkap kalau tidak memakai iPhone.”
Barangkali anggapan semacam itu pernah terlintas di benak sebagian orang ketika hendak mengabadikan momen hari raya. Dalam tradisi Lebaran, berkumpul bersama keluarga besar hampir selalu diiringi dengan sesi foto bersama. Momen kebersamaan tersebut tidak sekadar menjadi kenangan pribadi, tetapi juga kerap dibagikan ke media sosial. Karena itu, banyak orang ingin memastikan foto keluarga, video silaturahmi, hingga potret busana hari raya terlihat lebih jernih dan menarik.
Di tengah kebutuhan tersebut, perangkat seperti iPhone sering dipandang sebagai pilihan yang mampu menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi. Reputasi kameranya yang stabil dan mudah digunakan membuat smartphone ini kerap menjadi andalan untuk mendokumentasikan berbagai acara penting, termasuk Lebaran. Tak heran jika sebagian orang merasa penggunaan iPhone dapat membuat hasil foto terlihat lebih estetis.
Fenomena ini kemudian memunculkan tren baru dalam beberapa tahun terakhir, yakni meningkatnya permintaan jasa sewa iPhone menjelang Idulfitri. Alih-alih membeli perangkat baru yang harganya relatif mahal, sebagian masyarakat memilih menyewa smartphone premium keluaran Apple tersebut hanya untuk beberapa jam atau beberapa hari selama masa libur Lebaran. Cara ini dinilai lebih praktis dan hemat, terutama ketika kebutuhan penggunaan hanya bersifat sementara.
Bagi sebagian orang, penggunaan iPhone juga membuat perjalanan mudik terasa lebih seru. Bahkan, tidak sedikit yang memanfaatkannya untuk flexing tipis-tipis ketika bertemu keluarga atau sanak saudara di kampung halaman. Lantas, apa saja faktor yang membuat permintaan sewa iPhone menjelang Lebaran bisa melonjak hingga berkali lipat dibandingkan hari biasa?
