Perbandingan Aluminum, Titanium, dan Keramik di Apple Watch Series 12

Apple Watch Series 12 menawarkan bodi aluminium, titanium, dan keramik dengan komponen internal serta performa sama, tetapi harga mulai US$399, US$699, hingga US$899.
Keramik paling tahan gores tetapi berisiko retak saat benturan keras; titanium lebih tangguh, ringan, dan tahan korosi; aluminium paling lunak sehingga lebih mudah mengalami baret.
Aluminium menjadi varian paling ringan dan memiliki warna terbanyak, sedangkan titanium serta keramik memakai kaca safir; pilihan material disesuaikan kebutuhan, kenyamanan, dan perlindungan layar.
Apple Watch Series 12 hadir dengan tiga pilihan material bodi yaitu aluminum, titanium dan keramik. Meski tampilannya berbeda, ketiganya menggunakan komponen internal yang sama sehingga performanya setara. Yang membedakan dari ketiganya adalah material, bobot, kaca pelindung hingga harga. Apple Watch Series 12 dengan bodi aluminium dibanderol di harga mulai US$399 (Rp7,1 juta), titanium US$699 (Rp12,5 juta), dan keramik US$899 (Rp16,1 juta). Agar tidak salah pilih, berikut beberapa perbedaan utama yang perlu diketahui.
1. Durabilitas

Apple Watch Series 12 (dok. Apple) Setiap material memiliki karakter berbeda. Keramik yang digunakan pada jam tangan termasuk Apple Watch adalah zirkonium dioksida, material non-logam yang sangat tahan gores. Apple mencampurnya dengan alumina dan mengklaimnya empat kali lebih keras dari stainless steel. Kekurangannya, keramik bisa retak jika terkena benturan keras. Titanium memang kurang tahan gores, namun lebih tangguh karena mampu menyerap benturan, lebih ringan dari baja dan secara alami tahan korosi. Terakhir, aluminium adalah yang paling lunak, sehingga lebih cepat terlihat baret dan lecet akibat pemakaian sehari-hari.
2. Ukuran dan bobot
Meski Apple melabeli ketiganya dengan ukuran yang kurang lebih sama, Apple Watch dengan bodi keramik sedikit lebih besar yaitu setinggi 47 mm dibanding 46 mm pada aluminium dan titanium. Perbedaan tinggi ini mungkin hampir tidak terasa, namun bobotnya jelas berbeda. Versi aluminium dengan ukuran 46 mm memiliki berat 39,5 gram, titanium 44,9 gram dan keramik 52,9 gram. Selisih 13,4 gram antara varian bodi keramik dan aluminium cukup terasa ketika digunakan seharian. Untuk pengguna yang menginginkan smartwatch yang ringan dan nyaman untuk berbagai jenis aktivitas, varian aluminium jelas lebih unggul dalam hal ini.
3. Pilihan warna dan kaca pelindung layar

Apple Watch Series 12 (dok. Apple) Dari sisi warna, Apple Watch Series 12 dengan bodi aluminium menawarkan pilihan warna yang paling banyak yaitu Dark Bronze, Black, Light Gold dan Space Gray. Sementara itu, varian titanium hanya memiliki dua warna, yaitu Radiant Gold dan Natural, begitu juga varian keramik dengan pilihan Pearl White dan Night Blue. Tidak hanya warna, perbedaan lain diantara ketiganya juga ada pada kaca pelindung layar. Varian aluminium menggunakan Ceramic Shield 2, kaca yang sama dengan iPhone terbaru dan diklaim 60% lebih kuat dari kaca Ion-X di Series 11. Sementara itu, varian titanium dan keramik naik kelas dengan kaca safir, material tahan gores
4. Mana yang paling layak dipilih?
Seperti produk Apple lainnya, Apple Watch Series 12 juga mengikuti satu aturan yang sama yaitu semakin mahal harganya, semakin premium dan tangguh pula materialnya. Namun, bagi kebanyakan pengguna, varian aluminium tetap jadi pilihan paling masuk akal karena menghadirkan seluruh fitur premium dengan harga paling terjangkau. Varian titanium dan keramik lebih cocok untuk pengguna yang sering menggunakan jam tangan secara “ugal-ugalan” atau menginginkan kesan mewah dan perlindungan ekstra terhadap goresan. Intinya, ketika memilih Apple Watch, pilih sesuai kebutuhan dan gaya pakai, bukan semata karena gengsi dari material bodi yang digunakan.
Demikian tadi ulasan mengenai apa perbedaan dari aluminum, titanium dan keramik dari Apple Watch Series 12. Semoga ulasan di atas bermanfaat ya!





















