Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

vivo Hadirkan NexGen Scholars, Beasiswa untuk Talenta Digital

vivo Hadirkan NexGen Scholars, Beasiswa untuk Talenta Digital
vivo X300 Series (IDN Times/Fatkhur Rozi)
Intinya Sih
  • Indonesia diperkirakan membutuhkan 9 juta talenta digital pada 2030, sementara ketersediaannya baru sekitar 6 juta, menunjukkan kesenjangan besar di sektor teknologi.
  • vivo Indonesia meluncurkan program beasiswa vivo NexGen Scholars yang menyediakan 60 beasiswa penuh di PENS, bekerja sama dengan Hoshizora Foundation untuk memperkuat ekosistem pendidikan teknologi.
  • Program ini fokus pada enam bidang strategis seperti Informatika dan Teknologi Game, bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan relevan agar siap menghadapi kebutuhan industri digital.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kebutuhan talenta digital di Indonesia terus meningkat seiring percepatan transformasi teknologi di berbagai sektor. Di sisi lain, akses terhadap pendidikan dan keterampilan yang relevan masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya teratasi.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, vivo Indonesia menegaskan komitmennya untuk ikut berkontribusi menjawab tantangan tersebut. Melalui program vivo NexGen Scholars, perusahaan menghadirkan inisiatif beasiswa untuk membuka akses pendidikan teknologi bagi generasi muda Indonesia.

Kebutuhan talenta digital semakin mendesak

IMG_20260307_165339.jpg
vivo V70 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Pemerintah memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Saat ini, jumlah talenta yang tersedia masih berada di kisaran 6 juta sehingga terdapat kesenjangan yang cukup besar.

Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka pengangguran lulusan vokasi seperti SMK. Kesenjangan keterampilan dan terbatasnya akses terhadap peluang kerja yang relevan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut.

Situasi ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Upaya untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas keterampilan menjadi langkah yang semakin penting.

Program beasiswa untuk membuka akses pendidikan

Sebagai bagian dari kontribusinya, vivo menghadirkan program vivo NexGen Scholars. Program ini memberikan 60 beasiswa penuh bagi mahasiswa terpilih melalui jalur SNBP dan SNBT.

Para penerima beasiswa mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Program ini juga melibatkan kolaborasi dengan Hoshizora Foundation dan PENS sebagai bagian dari pendekatan berbasis ekosistem.

Pendekatan ini dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Fokusnya adalah memastikan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Komitmen jangka panjang vivo di bidang pendidikan

vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)
vivo X300 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

vivo menempatkan program ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam pengembangan talenta muda. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pemberian beasiswa, tetapi juga pada pembentukan kesiapan menghadapi dunia kerja.

“Kami melihat pentingnya memastikan bahwa generasi muda tidak hanya memiliki akses terhadap pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui vivo NexGen Scholars, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan ke depan. Momentum seperti Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat komitmen tersebut,” ujar Arga Simanjuntak, Public Relations Director vivo Indonesia.

Komitmen ini menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendukung ekosistem pendidikan teknologi di Indonesia. vivo ingin memastikan bahwa talenta muda memiliki peluang untuk berkembang secara berkelanjutan.

Evan Eka Kurniawan dari Banyuwangi menjadi salah satu contoh penerima beasiswa yang berhasil meraih prestasi akademik tinggi. Dengan IPK 3,9, ia aktif dalam pengembangan aplikasi dan kegiatan di bidang teknologi game.

“Beasiswa ini membuat saya bisa lebih fokus belajar dan mengembangkan kemampuan. Saya ingin suatu hari bisa membangun game yang tidak hanya menghibur, tapi juga membawa dampak positif,” ujarnya.

Fokus pada bidang strategis teknologi

IMG_20260307_190326.jpg
vivo V70 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Program vivo NexGen Scholars berfokus pada enam bidang strategis yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Bidang tersebut meliputi Teknik Informatika, Sains Data Terapan, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro Industri, dan Teknologi Game.

Bidang-bidang ini dipilih karena memiliki keterkaitan langsung dengan perkembangan industri digital yang terus meningkat. Kebutuhan akan talenta di sektor ini semakin besar seiring transformasi digital di berbagai sektor.

Pendekatan ini memberikan arah yang lebih jelas bagi pengembangan talenta muda. Peserta tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk berkontribusi di dunia kerja.

Langkah awal menuju masa depan talenta digital

Program ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kesiapan generasi muda. Di tengah kebutuhan talenta digital yang terus meningkat, inisiatif seperti ini memiliki peran yang semakin penting.

Bagi para penerima beasiswa, program ini bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga perjalanan untuk berkembang. Mereka belajar beradaptasi, membangun keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.

Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi yang lebih luas dalam membangun ekosistem talenta digital di Indonesia. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan sumber daya manusia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Related Articles

See More