ilustrasi chip, AI (unsplash.com/BoliviaInteligente)
Tidak semua perusahaan yang diuntungkan oleh AI berada di garis depan pengembangan chatbot atau model kecerdasan buatan. Banyak perusahaan komponen juga memperoleh manfaat besar karena meningkatnya kebutuhan perangkat keras. Micron menjadi salah satu contoh paling menonjol berkat posisinya sebagai produsen chip memori berkecepatan tinggi. Produk tersebut menjadi komponen penting dalam sistem AI modern yang membutuhkan kemampuan pemrosesan data yang sangat besar.
Texas Instruments juga menikmati momentum serupa. Perusahaan yang sudah lama dikenal sebagai produsen chip untuk berbagai perangkat elektronik ini mendapatkan permintaan tambahan dari industri pusat data AI. Server AI membutuhkan lebih banyak daya dan komponen elektronik dibandingkan dengan server biasa. Akibatnya, penjualan produk Texas Instruments ikut meningkat dan membantu mendongkrak kinerja saham perusahaan.
Kebangkitan Dell, Lenovo, Nokia, Cisco, Intel, Micron, hingga Texas Instruments menunjukkan bahwa usia perusahaan bukanlah penentu utama kesuksesan di dunia teknologi. Kemampuan beradaptasi terhadap perubahan justru menjadi faktor yang paling penting. Ledakan investasi AI membuka peluang baru bagi perusahaan-perusahaan yang sebelumnya dianggap sudah melewati masa emasnya.
Fenomena AI hidupkan lagi raksasa teknologi era 90-an membuktikan bahwa inovasi dapat menyelamatkan nama-nama besar yang sempat terlupakan. Bagi para investor maupun pengamat teknologi, kebangkitan para raksasa era 90-an menjadi salah satu cerita paling menarik dalam perkembangan AI saat ini.