Apakah Kamu Butuh Headphone Noise Cancelling? Ini Jawaban Para Ahli

Noise cancelling memakai mikrofon dan gelombang berlawanan untuk meredam dengung konstan, berbeda dari noise isolation fisik; percakapan atau suara mendadak sulit dihilangkan sepenuhnya.
Fitur ini bermanfaat bagi pengguna yang sering berada di lingkungan bising untuk fokus dan menghindari volume berlebihan; studi Jepang mencatat penurunan volume pilihan hingga sekitar 10 desibel.
Noise cancelling bukan pelindung untuk kebisingan ekstrem dan tidak boleh mengurangi kewaspadaan saat mengemudi, menyeberang, atau berada di area dengan pengumuman penting.
Headphone noise cancelling semakin populer karena mampu menyajikan pengalaman mendengarkan yang lebih tenang di tengah lingkungan ramai. Namun, fitur noise cancelling sendiri tidak selalu menjadi kebutuhan bagi semua pengguna. Efektivitasnya bergantung pada aktivitas yang dilakukan, kondisi lingkungan, sensitivitas terhadap suara dan kemampuan pengguna dalam menjaga kesadaran terhadap keadaan sekitar. Lantas apakah kamu benar-benar membutuhkan headphone noise cancelling? Untuk jawaban dari pertanyaan itu, langsung saja simak ulasan di bawah ini.
1. Noise cancelling berbeda dari peredam suara pasif seperti noise isolation

ilustrasi headphone (Unsplash/Fausto Sandoval) Fitur noise cancelling bekerja menggunakan mikrofon yang terpasang pada headphone untuk menangkap suara dari lingkungan sekitar. Sistem kemudian memproses suara tersebut dan menghasilkan gelombang suara berlawanan. Kedua gelombang itu saling meniadakan sebelum mencapai telingamu. Teknologi ini berbeda dari noise isolation yang mengandalkan bentuk earcup atau eartips untuk menghalangi suara masuk secara fisik. Noise cancelling biasanya paling efektif dalam mengurangi suara konstan berfrekuensi rendah hingga menengah, seperti dengung mesin pesawat atau suara AC. Sebaliknya, suara mendadak, percakapan dan bunyi lain dengan pola yang tidak teratur lebih sulit dihilangkan sepenuhnya.
2. Tidak semua orang benar-benar membutuhkannya
Jika kamu tidak memiliki sensitivitas khusus terhadap suara, tidak kesulitan berkonsentrasi dan tidak bekerja dalam bidang yang menuntut perhatian tinggi terhadap audio, headphone noise cancelling tidak benar-benar kamu butuhkan. Headphone biasa dengan kualitas suara dan kenyamanan yang baik sudah cukup untuk menikmati lagu atau menonton video. Kendati demikian, noise cancelling tetap bermanfaat bagi orang yang sering berada di lingkungan bising seperti kafe, transportasi umum atau tempat gym. Sebab, noise cancelling bisa membantu menciptakan suasana yang lebih tenang sehingga pengguna lebih mudah fokus atau menikmati hiburan tanpa gangguan suara dari luar.
3. Bisa membantu menjaga kesehatan pendengaran

ilustrasi telinga (Unsplash/Mark Paton) Meski tidak semua orang benar-benar membutuhkannya, headphone noise cancelling tetap memiliki manfaat di luar memberi kenyamanan ketika berada di tempat ramai. Salah satunya adalah bisa membantumu menghindari kebiasaan menaikkan volume secara berlebihan. Di tempat yang bising, banyak pengguna meningkatkan volume lagu agar suara tetap terdengar jelas. Kebiasaan itu bisa meningkatkan risiko gangguan pendengaran jika dilakukan terus-menerus. WHO bahkan merekomendasikan penggunaan headphone noise cancelling karena perangkat ini bisa mengurangi kebutuhan untuk memutar audio pada tingkat volume tinggi. Sebuah studi yang dilakukan oleh tim dari universitas kedokteran dan teknik di Jepang juga menemukan bahwa headphone noise cancelling bisa menurunkan tingkat volume lagu yang dipilih pengguna hingga sekitar 10 desibel.
4. Noise cancelling bukan pengganti pelindung telinga
Meski bisa mengurangi suara bising, headphone noise cancelling tidak dirancang sebagai alat pelindung pendengaran untuk lingkungan yang sangat keras. Kamu sebaiknya tidak mengandalkannya ketika berada di lokasi konstruksi, dekat mesin industri atau tempat lain dengan tingkat kebisingan ekstrem. Dalam kondisi seperti itu, ear defender atau pelindung telinga khusus tetap menjadi pilihan yang lebih tepat karena dirancang untuk mengurangi paparan suara berbahaya. Headphone noise cancelling lebih cocok digunakan untuk meningkatkan kenyamanan dalam perjalanan, bekerja, belajar, atau menikmati hiburan. Perbedaan fungsi ini penting dipahami agar kamu tidak menganggap noise cancelling sebagai perlindungan keselamatan yang setara dengan perangkat pelindung profesional.
5. Tetap waspada terhadap sekitar ketika menggunakan headphone noise cancelling

ilustrasi menggunakan headphone (Unsplash/Enrico Bet) Kemampuan headphone noise cancelling dalam mengurangi suara dari luar bisa menjadi masalah apabila digunakan dalam situasi yang membutuhkan kesadaran penuh terhadap sekitar. Karenanya, disarankan untuk tidak menggunakannya ketika mengemudi, menyeberang jalan, atau berada di area yang memiliki pengumuman penting, seperti bandara dan stasiun. Beberapa headphone memang dibekali mode transparansi yang memungkinkan suara sekitar untuk masuk kembali, namun mode itu tidak selalu bisa diandalkan untuk mendengar semua bahaya di sekitar atau informasi penting. Fitur noise cancelling sebaiknya digunakan secara bijak, bukan terus-menerus tanpa memperhatikan situasi. Kenyamanan dan fokus memang penting, namun keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.
Itulah tadi ulasan mengenai jawaban para ahli terkait apakah kamu benar-benar membutuhkan headphone noise cancelling. Semoga ulasan di atas bermanfaat ya!





















