Bagaimana Cara HP Melindungi Data Penggunanya? Ini Jawabannya

- HP melindungi email, kata sandi, identitas, hingga data rekening melalui enkripsi yang mengubah data menjadi kode khusus dan hanya dapat diakses dengan izin atau kunci.
- Sejumlah perangkat memakai chip keamanan khusus, seperti Samsung KNOX Vault dan Google Titan M, untuk menyimpan, mengolah, serta mengenkripsi data secara independen dari sistem utama.
- Biometrik membatasi akses lewat ciri fisik pengguna, sementara pembaruan software rutin memperkuat perlindungan dari virus dan malware; pengguna tetap perlu menghindari tautan atau situs mencurigakan.
Dewasa ini perlindungan data dan privasi menjadi concern di ranah global. Data dan privasi adalah dua hal sensitif yang bisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan pihak tak bertanggung jawab. Untungnya, berbagai perangkat elektronik seperti HP mampu melindungi data pribadi dan privasi pengguna.
Data yang dilindungi oleh HP ada banyak, mulai dari email, kata sandi media sosial, data diri seperti tanda pengenal, hingga nomor rekening yang tercantum di aplikasi bank digital. Lantas, sebenarnya bagaimana cara HP melindungi data penggunanya dan apa yang harus kita lakukan agar data di HP makin aman?
1. HP melindungi data lewat enkripsi data yang canggih

ilustrasi keamanan HP (unsplash.com/appshunter.io) Laman Miradore menjelaskan bahwa enskripsi data adalah proses mengamankan data dengan mengubahnya menjadi kode khusus yang tidak bisa dibaca atau diakses tanpa menggunakan kunci khusus. Setelah data terenskripsi pihak ketiga seperti aplikasi atau software tak akan bisa mengaksesnya, kecuali diizinkan oleh pengguna secara manual. Di HP Android sendiri terdapat dua jenis enskripsi data yang umum, yaitu file-based encryption dan full-disk encryption. Ada juga jenis enskripsi lain seperti end-to-end encryption dan key-based encryption. Perlindungan data lewat enskripsi tak hanya ada di sistem HP itu sendiri, tapi juga diterapkan oleh aplikasi, entah itu aplikasi bawaan atau pihak ketiga.
2. Beberapa HP punya hardware khusus untuk melindungi data

ilustrasi keamanan HP (unsplash.com/Dan Nelson) Keamanan HP tak hanya hadir dalam skala software (perangkat lunak), tapi juga muncul pada skala hardware (perangkat keras). Spesifiknya, beberapa HP punya hardware atau komponen yang secara khusus berfungsi untuk meningkatkan keamanan. Salah satunya adalah Samsung KNOX Vault, yaitu hardware berupa chip khusus di HP Samsung yang bekerja secara independen untuk mengamankan data.
Blog resmi Google juga menerangkan bahwa HP Google Pixel memiliki chip keamanan khusus bernama Titan M series. Chip tersebut mampu mengamankan data berupa kata sandi, data pribadi, hingga melakukan enkripsi. Pengamanan berbasis hardware sangat efektif karena meski software atau sistem HP sudah diutak atik data akan tetap aman karena secara khusus tersimpan serta diolah oleh hardware.
3. Data di HP terlindungi berkat sistem biometrik

ilustrasi biometrik HP (unsplash.com/Onur Binay) Sistem biometrtik merupakan sistem keamanan yang paling umum dan mudah ditemukan di semua HP. Keamanan biometrik sendiri adalah sistem keamanan yang menggunakan ciri biologis (atau ciri fisik) untuk mengamankan data. Laman Kapresky menerangkan bahwa sistem biometrik mencakup banyak jenis seperti fingerprint, face recognition, heart-rate recognition, hingga iris recognition.
Implementasinya sangat beragam, seperti digunakan untuk membuka perangkat, membuka aplikasi, melakukan konfirmasi pembayaran, atau konfirmasi ketika membuka data penting. Sistem ini bisa diaplikasikan di HP itu sendiri dan bisa juga diimplementasikan oleh aplikasi pihak ketiga. Dengan sistem keamanan biometrik orang lain tak akan bisa membuka data pribadi karena ciri fisik atau biologisnya tak terdaftar pada perangkat.
4. Update software bisa memperbarui keamanan perangkat

ilustrasi keamanan HP (unsplash.com/Smartupworld) Laman resmi Android menjelaskan bahwa update software bisa meningkatkan keamanan perangkat. HP bisa aman dari serangan virus, trojan, hingga malware yang berpotensi merusak atau mencuri data. Update software juga menyesuaikan dengan kondisi terbaru, artinya jika muncul virus atau malware jenis baru HP bisa mengatasinya berkat update software karena keamanannya sudah ditingkatkan. Update software harus dilakukan secara berkala. Jika muncul notifikasi update dari sistem sebaiknya kamu segera masuk ke Pengaturan dan lakukan update sesegera mungkin.
Meski begitu, kamu tetap harus waspada sekuat dan secanggih apa pun perlindungan dari HP. Jika kamu dengan sengaja membuka web mencurigakan, membuka link phising, atau dengan sukarela memberikan data ke pihak ketiga maka sistem keamanan HP tak bisa berkutik. Jadi, keamanan dari sistem harus dibarengi dengan kesadaran dan pola penggunaan.























