Comscore Tracker

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021

Ramai dibicarakan karena kontroversi yang terjadi

Industri aplikasi dan game mobile sangatlah masif sehingga tak heran jika terdapat beberapa yang alih-alih punya tahun yang baik, justru dihadapkan dengan kontroversi. Hal semacam ini sejatinya bukanlah sesuatu yang baru, namun sayang masih banyak yang terjadi di 2021 kemarin

Banyak di antaranya merupakan gesekan antara dua game/aplikasi berbeda dan juga keputusan kurang tepat dari developer suatu aplikasi/game yang berujung pada banyak pengguna yang tidak terima. Tanpa perlu berlama-lama lagi, berikut ulasan mengenai beberapa aplikasi dan game paling kontroversial di 2021.

1. Roku

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021ilustrasi Roku (finance.yahoo.com)

Roku dan YouTube sempat berseteru di 2022 kemarin. Itu dimulai dengan ketidaksepakatan di mana Roku menginginkan beberapa pengecualian untuk persyaratan teknis yang dimiliki oleh YouTube. Negosiasi berakhir gagal dan Roku menghapus YouTube TV dari daftar channel-nya pada April 2021.

Disebut bahwa Google menginginkan lebih banyak data pengguna daripada yang bersedia diberikan oleh Roku. Google menanggapi klaim itu dalam postingan di blog resmi dengan menyebut bahwa Roku tidak ingin memberi support codec AV1 agar YouTube bisa memutar video 4K dan 8K. Untungnya, perseteruan itu berakhir pada Desember 2021 lewat perpanjangan kontrak di antara kedua belah pihak.

2. Google Pay

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021ilustrasi Google Pay (9to5google.com)

Google sejatinya membuat banyak perubahan pada Google Pay di akhir 2020, namun kontroversi baru muncul di 2021 ketika mereka memutuskan untuk “menutup” aplikasi Google Pay versi lawas. Banyak yang kecewa dengan keputusan tersebut karena aplikasi Google Pay versi baru, tidak sebagus itu.

Terdapat banyak masalah seperti pengguna harus membuat akun baru menggunakan nomor telepon untuk mengirim uang, semua kontak dari aplikasi lama hilang di aplikasi baru dan terdapat biaya ekstra ketika mengirim uang ke rekening bank via kartu debit, yang mana di aplikasi lama, itu gratis. Puncaknya, lusinan karyawan dan eksekutif yang mengerjakan Google Pay dilaporkan memutuskan untuk keluar dari perusahaan pasca kekacauan tersebut.

3. Fortnite

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021ilustrasi Fortnite (nextpit.com)

Fortnite merilis mode baru bernama Imposter pada 2021 kemarin. Mode anyar tersebut pada dasarnya membuat gamer Fortnite jadi bisa merasakan mekanisme gameplay Among Us pada game favorit mereka. Langkah yang diambil Epic Games selaku developer Fortnite tidaklah ilegal, namun developer Among Us yaitu Innersloth, berkomentar mengenai mode tersebut.

Beberapa karyawan Innersloth mengkritisi bagaimana Fortnite menjiplak game buatan mereka dengan terang-terangan menggunakan kata atau istilah “imposter” serta terkait bagaimana cara pemain non-imposter melakukan tugas untuk bisa memenangkan permainan. Banyak juga pemain yang berkomentar bahwa daripada sekadar meniru, ada baiknya Fortnite berkolaborasi dengan Among Us.

Baca Juga: 7 Aplikasi Email Terbaik Alternatif Gmail, Sudah Coba?

4. Amazon Appstore

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021ilustrasi Amazon Appstore (slashgear.com)

Bukan tanpa alasan, Google merilis developer preview dan beta dari Android versi terbaru agar developer dari aplikasi/game tertentu bisa siap ketika edisi final dari versi Android terbaru telah dirilis. Dari sekian banyaknya aplikasi/game, Amazon Appstore jadi yang mengalami kendala.

Toko aplikasi dan game terbesar kedua di Android itu tidak siap dengan Android 12 hingga di titik di mana pengguna tidak bisa membuka aplikasi yang telah mereka unduh dari Amazon Appstore, tak peduli sebelumnya telah diunduh sebelum Android 12 terinstal. Untungnya, Amazon selesai memperbaiki masalah tersebut beberapa hari sebelum Natal 2021. Semoga saja hal serupa tidak terjadi lagi di Android 13.

5. YouTube TV

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021ilustrasi YouTube TV (droid-life.com)

Roku bukan satu-satunya masalah yang YouTube TV hadapi di 2021. Layanan streaming itu juga bermasalah dengan Disney terkait kontrak kerjasama baru. Kontrak tersebut meliputi 18 channel seperti Disney Channel, FX, ESPN, National Geographic, dan banyak lagi. Semua dimulai ketika apa yang dianggap gertakan oleh Disney berujung nyata di mana Google menghapus 18 channel tersebut dan menurunkan biaya langganan YouTube, sebagai hasil dari tidak tercapainya kesepakatan dengan Disney.

Sebanyak 18 channel itu sempat hilang namun kembali lagi setelah satu minggu kemudian, kesepakatan antara Google dan Disney tercapai. Selain channel yang kembali, biaya langganannya juga kembali ke harga awal.

6. WhatsApp

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021ilustrasi WhatsApp (androidcentral.com)

Umumnya perubahan atau pembaruan kebijakan yang dilakukan WhatsApp tidak jadi masalah, namun hal yang berbeda terjadi di awal 2021. Kala itu, WhatsApp melakukan perubahan kebijakan privasi di mana mereka jadi bisa terintegrasi lebih baik dengan Facebook. Dan seperti yang bisa diduga, banyak orang yang tidak menyukai.

Penolakan terkait kebijakan itu sangatlah masif sampai-sampai WhatsApp menunda perubahan itu hingga beberapa bulan. Tidak hanya itu, pada September tahun lalu, WhatsApp juga dikenai denda sebesar US$267 atau sekitar Rp3,8 triliun karena dinilai kurang baik dalam memberi tahu penggunanya terkait kebijakan berbagi data.

7. Facebook

7 Aplikasi dan Game Paling Kontroversial di 2021ilustrasi Facebook (getquicktech.com.au)

Pada awal November 2021 lalu, Facebook mengalami masalah besar di mana server mereka menjadi kacau hingga di titik di mana Facebook, Instagram dan WhatsApp, tidak bisa digunakan hampir satu hari penuh. Diketahui bahwa penyebab masalah itu adalah karena pembaruan yang diberikan untuk server Facebook menyebabkan konflik dengan pusat daya yang saling berkomunikasi satu sama lain.

Dampaknya bahkan sangat buruk, sampai-sampai karyawan Facebook tidak bisa mengakses salah satu bagian dari gedung tempat mereka bekerja. Untungnya, masalah tersebut tidak sampai berhari-hari dan hanya butuh beberapa jam saja sampai semuanya kembali normal.

Demikian tadi ulasan menarik mengenai beberapa aplikasi dan game paling kontroversial di 2021. Sejumlah aplikasi dan game di atas menjadi bukti bahwa industri teknologi selalu dihiasi oleh cerita-cerita menarik nan kontroversial, yang mungkin beberapa orang jarang mengetahuinya.

Baca Juga: 7 Aplikasi Launcher Ringan yang Tidak Bikin HP Jadi Lemot

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya