cek kualitas udara lewat situs BMKG (iklim.bmkg.go.id)
Selain menggunakan aplikasi pihak ketiga, masyarakat Indonesia juga bisa memantau kualitas udara melalui layanan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Layanan ini menyediakan informasi konsentrasi PM2.5 di sejumlah wilayah Indonesia.
Berikut cara mengeceknya:
Buka situs layanan kualitas udara BMKG.
Pilih atau cari kota yang ingin dipantau.
Perhatikan angka konsentrasi PM2.5 yang ditampilkan.
Lihat kategori kualitas udara di wilayah tersebut.
PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil dengan diameter hingga 2,5 mikrometer. Partikel ini menjadi salah satu parameter penting dalam pemantauan kualitas udara dan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti asap kendaraan, pembakaran, hingga kebakaran. Dalam layanan kualitas udara BMKG, konsentrasi PM2.5 dikelompokkan ke dalam beberapa kategori:
- 0–15,5 µg/m³: Baik
- 15,6–55,4 µg/m³: Sedang
- 55,5–150,4 µg/m³: Tidak Sehat
- 150,5–250,4 µg/m³: Sangat Tidak Sehat
- >250,5 µg/m³: Berbahaya
Semakin tinggi konsentrasi PM2.5, semakin buruk pula kualitas udara yang terukur. Informasi ini bisa menjadi pertimbangan sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya.
Beberapa cara cek kualitas udara via aplikasi HP dan Google Maps bisa kamu coba sesuai kebutuhan. Sebelum beraktivitas di luar rumah, jangan lupa cek kondisi udara di wilayahmu lewat aplikasi, Google Maps, atau layanan BMKG.