Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Kerugian dari Mengaktifkan Mode Hemat Daya Sepanjang Hari di HP

3 min read
4 Kerugian dari Mengaktifkan Mode Hemat Daya Sepanjang Hari di HP
ilustrasi HP (Unsplash/Topique SL)
  • Mode hemat daya menurunkan refresh rate layar, membuat scrolling dan animasi terasa patah-patah, membatasi pengalaman game, serta pada beberapa HP menonaktifkan haptic feedback.

  • Pembatasan aktivitas latar belakang dapat menunda notifikasi, memperlambat pembaruan konten, dan menghentikan pencadangan otomatis foto atau video pada layanan tertentu seperti iCloud Photos.

  • Fitur seperti kecerahan maksimum, always-on display, 5G, dan akurasi aplikasi lokasi dapat dibatasi, sementara tambahan daya tahan baterai saat HP aktif digunakan tidak selalu signifikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cemas karena baterai cepat habis adalah masalah yang dialami banyak pengguna HP. Bahkan HP dengan baterai besar di atas 5.000mAh pun akhirnya akan kehabisan daya. Karena itu, mode hemat daya (Low Power Mode di iPhone atau Battery Saver di Android) sering menjadi penyelamat. Fitur ini memang dirancang untuk situasi darurat, namun sebagian orang memilih menyalakannya sepanjang hari sebagai langkah berjaga-jaga. Tidak salah memang, namun tetap ada kerugian atau harga yang harus dibayar ketika mengaktifkan mode hemat daya sepanjang hari. Apa saja itu? Berikut daftarnya.

  1. 1. HP terasa lemot dan patah-patah

    ruan-richard-rodrigues-3rF8_cdXkbo-unsplash.jpg
    ilustrasi menggunakan HP (Unsplash/Ruan Richard Rodrigues)

    Salah satu cara mode hemat daya bekerja adalah dengan menurunkan performa. Layar dengan refresh rate tinggi langsung dibatasi menjadi 60Hz atau lebih rendah. Pada iPhone, penurunannya terasa seperti 30Hz, sehingga scrolling media sosial tampak tersendat atau patah-patah, animasi membuka atau menutup aplikasi kurang enak dilihat dan bermain game 3D jadi terasa kurang maksimal. Kabar baiknya, kecepatan CPU tidak banyak terpengaruh, di mana aplikasi tetap terbuka dengan cepat dan mengedit foto atau mengekspor video juga tidak jauh lebih lama. Selain itu, pada beberapa HP, haptic feedback juga ikut dinonaktifkan ketika mode hemat daya diaktifkan.

  2. 2. Notifikasi bisa terlambat atau terlewat

    Untuk menghemat baterai, mode hemat daya membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang. Akibatnya, sebagian notifikasi bisa datang terlambat terutama notifikasi email di aplikasi Mail bawaan iPhone. Sejumlah layanan seperti Google Drive dan Google Photos bekerja lebih baik jika selalu terhubung ke internet di latar belakang untuk mengunduh dan mencadangkan foto secara otomatis, sementara Apple menyebut iCloud Photos akan dijeda selama mode hemat daya aktif. Alhasil, foto dan video jadi tidak bisa dicadangkan secara otomatis dan mustahil dipulihkan apabila iPhone hilang atau rusak. Selain itu, aplikasi media sosial seperti Instagram dan TikTok juga akan terasa lebih lama memuat konten baru ketika mode hemat daya menyala.

  3. 3. Sejumlah fitur dibatasi

    adrien-K12SrkaZuCg-unsplash.jpg
    ilustrasi HP (Unsplash/Adrien)

    Menggunakan mode hemat daya terus-menerus berarti pengguna harus siap dengan sejumlah fitur yang dibatasi. Tingkat kecerahan layar maksimum diturunkan, yang mungkin tidak terasa di dalam ruangan namun cukup mengganggu di bawah terik matahari. Selain itu, waktu layar mati juga dipersingkat, biasanya menjadi sekitar 30 detik dan always-on display akan ikut dimatikan karena fitur ini dikenal menguras baterai. Koneksi pun juga ikut terdampak, di mana di iPhone, konektivitas 5G akan dinonaktifkan dan baru aktif ketika mengunduh file besar atau streaming video. Karena aktivitas latar belakang dibatasi, aplikasi yang sangat mengandalkan lokasi juga bisa kurang akurat.

  4. 4. Tambahan daya tahan baterai dari mengaktifkan mode hemat daya sebenarnya tidak signifikan

    Idealnya, mode hemat daya menambah beberapa jam pemakaian, namun kenyataannya tidak selalu begitu. Mode ini sebenarnya lebih efektif atau terasa pengaruhnya ketika HP tidak digunakan dan kurang berpengaruh ketika HP aktif dipakai. Sebab ketika digunakan, layar HP tetap menyala dan aplikasi tetap berjalan, sehingga penghematan hanya datang dari refresh rate yang lebih rendah dan pembatasan kecil lainnya. Bahkan salah seorang YouTuber bernama PhoneBuff pernah menguji dua iPhone 12, di mana yang satu mengaktifkan Low Power Mode dan yang satunya lagi tidak. Hasilnya, selisih daya tahan baterai antara keduanya hampir tidak terlihat dan cenderung sama saja.

    Demikian tadi ulasan mengenai beberapa kerugian dari mengaktifkan mode hemat daya sepanjang hari di HP. Untuk kamu sendiri, apakah termasuk pengguna yang selalu mengaktifkan mode hemat daya atau hanya di momen-momen tertentu?

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More