Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Komdigi Targetkan Kecepatan Internet 100 Mbps dengan Harga Murah

Komdigi Targetkan Kecepatan Internet 100 Mbps dengan Harga Murah
Ilustrasi internet (Freepik/Freepik)
Intinya Sih
  • Kementerian Komunikasi dan Digital menargetkan kecepatan internet nasional rata-rata 100 Mbps dalam dua tahun dengan harga lebih terjangkau melalui percepatan pembangunan infrastruktur digital.
  • Pemerintah mendorong operator telekomunikasi meningkatkan investasi jaringan, memperluas serat optik, memperkuat broadband tetap, dan memanfaatkan teknologi satelit untuk menjangkau wilayah pinggiran.
  • Wamen Nezar menegaskan pemerataan akses internet menjadi prioritas agar seluruh masyarakat, termasuk di daerah blank spot, dapat menikmati layanan konektivitas andal yang mendukung transformasi digital nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kementerian Komunikasi dan Digital menargetkan kecepatan internet nasional mencapai rata rata 100 Mbps dalam dua tahun ke depan.

Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan pembangunan infrastruktur digital, peningkatan investasi operator telekomunikasi, serta perluasan akses internet hingga wilayah pinggiran agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, merata, dan terjangkau.

Harga akan semakin murah

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan akses internet yang berkualitas telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, pemerintah terus memastikan pembangunan konektivitas mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

"Kita berkomitmen menembus 100 Mbps kira kira di dua tahun mendatang secara merata dan juga dengan harga yang semakin murah," ujar Wamen Nezar yang dikutip dalam situs resmi.

Dorong opsel dan perusahaan telekomunikasi

PXL_20251017_075348877.jpg
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria (tengah) (IDN Times/Misrohatun)

Menurut Wamen Nezar, peningkatan kualitas konektivitas menjadi bagian dari strategi Komdigi melalui visi "Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga".

Infrastruktur digital yang semakin baik akan menjadi fondasi bagi berkembangnya ekonomi digital, peningkatan produktivitas masyarakat serta perluasan akses terhadap layanan publik berbasis digital.

Untuk mencapai target tersebut, Komdigi terus mendorong operator telekomunikasi meningkatkan investasi jaringan, termasuk memperluas pembangunan serat optik, memperkuat layanan fixed broadband, dan memanfaatkan teknologi satelit untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani secara optimal.

"Kemarin kita juga mendorong operator seluler dan perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan belanja modal mereka sehingga dapat menjangkau daerah-daerah pinggiran. Tujuannya agar masyarakat memperoleh akses internet yang semakin terjangkau dengan kualitas layanan yang semakin baik," jelasnya.

Bangun konektivitas nasional

Wamen Nezar menegaskan pemerataan akses internet masih menjadi pekerjaan besar pemerintah. Meski pembangunan infrastruktur digital terus berlangsung, laporan mengenai wilayah tanpa sinyal masih ditemukan, termasuk di sejumlah daerah di Pulau Jawa.

"Kita harus menutup kesenjangan infrastruktur dan konektivitas yang masih ada, termasuk mengatasi wilayah-wilayah yang masih mengalami blank spot," jelasnya lebih dalam.

Ia menjelaskan pemerintah kini mengembangkan pendekatan yang lebih terpadu dalam membangun konektivitas nasional.

Selain mempertahankan pembangunan infrastruktur di wilayah tertinggal melalui program pemerintah, penguatan jaringan juga dilakukan melalui kombinasi serat optik, layanan broadband tetap dan konektivitas satelit agar masyarakat memperoleh layanan internet yang semakin andal.

Berikan manfaat nyata

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (IDN Times/Herka Yanis)

Menurut Wamen Nezar, kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas terus meningkat. Bahkan, pengalaman saat terjadi bencana menunjukkan pemulihan jaringan telekomunikasi menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak setelah bantuan logistik.

"Ketika terjadi bencana, selain permintaan bantuan makanan, masyarakat juga meminta pemulihan sinyal. Itu menunjukkan konektivitas sudah menjadi kebutuhan yang melekat dalam kehidupan sehari hari," ia mengatakan.

Oleh karena itu, Komdigi terus meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi bersama seluruh pemangku kepentingan agar transformasi digital dapat dirasakan secara merata dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi

Related Articles

See More