Microsoft menyediakan dua pilihan aplikasi produktivitas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu Microsoft 365 dan Office 2024. Keduanya menawarkan aplikasi populer, seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Namun, keduanya memiliki sistem pembelian dan kelengkapan fitur yang berbeda. Microsoft 365 menggunakan sistem langganan, sedangkan Office 2024 dijual dengan lisensi sekali beli. Lantas, mana yang lebih menguntungkan untuk kebutuhan produktivitas? Simak perbedaan Microsoft 365 dan Office 2024 berikut!
Perbedaan Microsoft 365 dan Office 2024, Mana Paling Worth It?
Take a Deeper Read
1. Lisensi Office Home 2024 sekali beli, tak perlu langganan
Perbedaan paling jelas antara keduanya terlihat dari sistem pembayaran. Microsoft 365 mengharuskan pengguna membayar biaya langganan secara berkala, sedangkan Office 2024 hanya memerlukan satu kali pembayaran untuk mendapatkan lisensi aplikasi. Perbandingan kali ini menggunakan paket 306 Personal dan Office Home yang merupakan pilihan paling umum. Berikut perbandingan harga kedua produk berdasarkan Microsoft Store Indonesia per November 2026.
Produk | Harga | Sistem pembayaran |
|---|---|---|
Microsoft 365 Personal | Rp135.999 per bulan Rp1.359.999 per tahun | Tahunan/Bulanan |
Microsoft Office Home 2024 | Rp2.279.999 (Lisensi lifetime) | Beli putus |
2. Ketersediaan fitur menjadi pembeda
Microsoft 365 Personal menyediakan aplikasi desktop Word, Excel, PowerPoint, Outlook, dan OneNote. Kamu juga mendapatkan integrasi Copilot untuk membantu berbagai pekerjaan, mulai dari menyusun dokumen hingga mengolah data. Sementara itu, Office Home 2024 menyediakan versi desktop klasik Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote. Paket ini tidak termasuk Outlook maupun integrasi Copilot seperti yang tersedia dalam Microsoft 365 Personal. Keduanya mendukung pekerjaan produktivitas sehari-hari. Namun, Microsoft 365 memiliki fitur lebih lengkap untuk pengguna yang membutuhkan layanan tambahan berbasis cloud dan AI.
3. Microsoft 365 mendapatkan update berkelanjutan
Microsoft 365 mendapatkan pembaruan secara berkelanjutan. Kamu bisa memperoleh fitur baru, peningkatan aplikasi, perbaikan bug, dan pembaruan keamanan selama langganan masih aktif. Di sisi lain, Office 2024 memiliki sistem berbeda. Microsoft menyediakan pembaruan keamanan, tetapi tidak memberikan penambahan fitur baru seperti pada Microsoft 365. Bagi kamu yang ingin beralih ke rilis utama Office berikutnya harus membeli lisensi baru. Artinya, Microsoft 365 lebih cocok untuk kamu yang ingin mengikuti perkembangan fitur terbaru. Sebaliknya, Office 2024 menawarkan pengalaman aplikasi yang lebih tetap tanpa harus memikirkan perpanjangan langganan.
4. Office Home 2024 tidak termasuk penyimpanan cloud
Microsoft 365 Personal memberikan penyimpanan OneDrive sebesar 1TB. Kamu dapat memasang aplikasi di beberapa perangkat dan masuk secara bersamaan hingga lima perangkat, termasuk PC, Mac, HP, dan tablet. Sebaliknya, Office Home 2024 hanya menyediakan lisensi untuk satu PC atau Mac tanpa penyimpanan cloud. Meski begitu, kamu tetap bisa memanfaatkan penyimpanan gratis OneDrive sebesar 5GB melalui akun Microsoft.
5. Office Home 2024 lebih cocok untuk penggunaan konvensional
Microsoft 365 Personal lebih ideal untuk mahasiswa, pekerja kantoran, dan profesional yang membutuhkan aplikasi Office terbaru, penyimpanan cloud besar, dan fitur AI. Model langganan 365 dirancang untuk kebutuhan produktivitas di era digital dan AI. Di sisi lain, Office Home 2024 bisa menjadi pilihan bagi kamu yang hanya membutuhkan Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote secara konvensional (klasik).
Microsoft Office Home 2024 memiliki batas masa dukungan resmi. Berdasarkan informasi Microsoft Lifecycle, dukungan Office 2024 dijadwalkan berakhir pada 9 Oktober 2029. Setelah tanggal tersebut, aplikasi tidak lagi menerima pembaruan keamanan dan dukungan sesuai kebijakan Microsoft.
Curated For You
- Apakah Laptop Microsoft Surface Dijual Resmi di Indonesia?31 Oct 2026, 10:52 WIB
- Microsoft Tawarkan Pengunduran Diri Sukarela kepada 60 Ribu Karyawan29 Oct 2026, 20:07 WIB
- Sudah Pakai MFA di Microsoft 365, Apakah Akun Benar-benar Aman?25 Oct 2026, 05:52 WIB