Samsung Electronics Indonesia mengumumkan pemenang kompetisi Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 pada Kamis (29/10/2026). Tim BryotechAlpha dari SMA Negeri 81 Jakarta berhasil meraih juara pertama kategori SMA/SMK/MA melalui inovasi AeroSpora, sementara tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia menjadi pemenang kategori Perguruan Tinggi lewat aplikasi NovaSight. Kedua inovasi tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI untuk menjawab persoalan lingkungan dan pendidikan.
Menariknya, kedua tim mengembangkan teknologi yang berangkat dari masalah nyata di sekitar mereka. BryotechAlpha menghadirkan dinding lumut pintar yang dirancang untuk membantu menyaring udara, sedangkan I-SEUNG mengembangkan aplikasi pembelajaran matematika bagi siswa tunanetra. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang lebih spesifik, bukan sekadar menghadirkan fitur otomatisasi.
Samsung Solve for Tomorrow 2026 sendiri diikuti lebih dari 4.000 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) ini mengangkat tiga tema utama, yakni keberlanjutan lingkungan, teknologi untuk perubahan sosial melalui olahraga, serta transformasi pendidikan melalui STEM dan AI. Dari ribuan peserta tersebut, dua tim akhirnya terpilih sebagai juara pertama setelah melalui rangkaian pelatihan, pengembangan ide, dan penjurian.