Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan pemerintah mulai mengubah paradigma pembangunan konektivitas nasional.
Pemerataan internet tidak lagi bergantung pada pembangunan base transceiver station (BTS) semata, tetapi disesuaikan dengan kondisi geografis, jumlah penduduk dan kebutuhan setiap wilayah.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah akan memadukan BTS, fiber optik, satelit, dan teknologi lain agar layanan internet dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di daerah dengan medan yang sulit.
"Kita coba petakan mana yang prioritas, yang mungkin tidak bisa ditembus dengan BTS, mungkin lewat satelit atau moda jaringan telekomunikasi yang lain," ujarnya yang dikutip dalam keterangan tertulis.
