“NextDev ke-11 memberikan ruang belajar yang sangat berharga. Pendampingan mentor dan akses jejaring NextDev telah membantu kami memperjelas masalah nyata yang kami sasar, model bisnis yang kami butuhkan, hingga strategi implementasi AI yang perlu kami kembangkan. Semua yang kami dapatkan dari NextDev akan menjadi bekal penting bagi Tax Point untuk melangkah lebih kuat dan tumbuh lebih baik lagi ke depan," ujar Founder Tax Point, Pande Putu Khrisna Ariyudha.
Technopreneur Asal Bali Jadi Bintang Utama NextDev ke-11

- Telkomsel menggelar NextDev Summit 2026 bertema 'Unleashing AI Impact', menampilkan 10 technopreneur terbaik dengan inovasi berbasis kecerdasan buatan serta ruang kolaborasi bersama mentor, investor, dan mitra digital.
- Tax Point asal Bali dinobatkan sebagai Best of The Best NextDev ke-11 berkat solusi konsultasi pajak berbasis AI, disusul Epployee dari Bandung dan Sumrize dari Subang sebagai pemenang kategori lainnya.
- Program NextDev telah membina 162 technopreneur dari ribuan peserta sejak awal penyelenggaraan, menegaskan komitmen Telkomsel dalam mengembangkan talenta digital dan memperkuat ekosistem inovasi berbasis AI di Indonesia.
Telkomsel menyelenggarakan NextDev Summit 2026 sebagai puncak program impact incubator NextDev ke-11, menampilkan Final Pitching 10 technopreneur terbaik dengan inovasi berbasis akal imitasi (artificial intelligence/AI), sesi konferensi, showcase, serta ruang kolaborasi dengan mentor dan alumni, investor, serta mitra ekosistem digital.
Bertemakan “Unleashing AI Impact”, program ini menjadi momentum penting di tengah melemahnya pendanaan technopreneur di Asia Tenggara, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong lahirnya solusi digital berbasis AI yang dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan industri.
3 besar technopreneur
NextDev Summit mempertemukan Top 10 technopreneur dari berbagai kota di Indonesia. Setelah melalui proses pitching dan penilaian juri, technopreneur Tax Point asal Tabanan, Bali, terpilih sebagai Best of The Best NextDev ke-11 dengan solusi layanan konsultasi pajak yang responsif dan terjangkau dengan ahli bersertifikasi, membebaskan klien dari kerumitan administratif pajak.
Epployee asal Bandung, Jawa Barat, terpilih menjadi Runner Up dengan solusi ekosistem HRIS (Human Resource Information System) berbasis Cloud dan AI dalam satu platform. Kemudian, technopreneur Sumrize dari Subang, Jawa Barat, juga ditunjuk sebagai Most Attractive Digital Business dengan solusi platform AI yang dapat merangkum percakapan grup WhatsApp secara otomatis agar pengguna memahami inti diskusi tanpa perlu membaca ratusan pesan.
Potensi talenta yang potensial

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan bahwa Indonesia penuh dengan talenta yang sangat potensial. Ditambah dengan dukungan yang besar dari pemerintah, potensi digital tanah air ini bisa meningkat dari waktu ke waktu.
"Telkomsel punya visi agar kita semua bisa memberdayakan bangsa Indonesia dalam kesehariannya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik hari ini, dan lebih baik lagi ke depannya. Oleh karena itu, kami secara konsisten terus melakukan scouting dan development melalui program NextDev," katanya.
Sejak awal digelar, NextDev telah membina technopreneur melalui tiga fase umum (Scouting–Academy–Summit), dengan capaian:
- Menginkubasi 162 technopreneur terbaik dari 6.798 terdaftar.
- Menghadirkan partisipasi dari 229 judge dan 2.316 expert + mentor.
- Menyelenggarakan 127 sesi seminar dan 113 expert talks, serta mencatatkan 995 mentoring hours.
Ke depan, program CSR ini terus membuka peluang networking, matchmaking, piloting, hingga potensi integrasi dan kemitraan dengan ekosistem Telkomsel.
Telkomsel menjaga konsistensi
Sejalan dengan fokus AI-Powered Innovation melalui NextDev tahun ini, Telkomsel menegaskan bahwa lebih dari sekadar tren. AI berperan penting sebagai akselerator untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat validasi produk technopreneur, hingga memberi kontribusi ekonomi yang signifikan secara nasional dan global.
“NextDev telah menghasilkan bakat-bakat hebat di Indonesia. 10 tahun itu adalah bukti konsistensi, karena saya percaya bahwa segala sesuatu yang berhasil itu tentu melalui proses dan kerja keras, juga konsistensi. Teknologi AI adalah sebuah keniscayaan, namun jangan dijadikan sebagai sumber kreatif utama karena AI hanyalah mesin canggih yang bisa mempercepat berbagai proses kerja kita. Tetapi proses kreatif, proses pemilihan pertama, bagusnya dari kita selaku kreator. Jangan takut gagal, karena kegagalan itu justru menjadi tangga yang baik untuk kita belajar lebih baik lagi," Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto mengatakan.
Rangkaian Summit menghadirkan agenda utama seperti Welcome Remarks dari Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, Keynote Speech dari Yovie Widianto, sesi Final Pitching, diskusi ekosistem NextDev Talks, serta Awarding pengumuman pemenang. Sebelum Summit, para finalis mengikuti fase Academy melalui Bootcamp yang mencakup mentoring, expert sessions, dan ecosystem benchmarking.


















