Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Book Cafe di Solo yang Nyaman buat Ngopi Sambil Baca Buku
ilustrasi book cafe (pexels.com/Haley Black)
  • Solo memiliki lima book cafe yang memadukan kopi, koleksi bacaan, dan suasana nyaman untuk mahasiswa, pekerja remote, serta pencinta literasi.
  • Kopi Aloo, Slari Coffee, dan Lana Seduh & Singgah menawarkan suasana berbeda, dari rumah vintage hingga industrial dan minimalis, dengan buku yang bisa dibaca pengunjung.
  • Cafe Bukuku Lawas menyediakan buku bekas serta nuansa retro, sementara Ekuive Cafe & Lounge menghadirkan sudut baca modern untuk membaca, bekerja, atau berdiskusi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Solo tidak hanya dikenal sebagai kota budaya dengan deretan bangunan bersejarah dan kuliner legendaris. Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini juga mulai diramaikan oleh kehadiran berbagai kafe yang mengusung konsep unik, salah satunya book cafe. Perpaduan antara aroma kopi, rak-rak buku, dan suasana tenang membuat tempat-tempat ini menjadi destinasi favorit bagi mahasiswa, pekerja remote, hingga pencinta literasi.

Jika kamu ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kota sambil menuntaskan bacaan atau sekadar menikmati waktu sendiri, sejumlah book cafe di Solo bisa menjadi pilihan. Berikut lima rekomendasi book cafe di Solo yang menawarkan suasana nyaman, koleksi buku menarik, serta pengalaman nongkrong yang berbeda. Cek yuk!

1. Kopi Aloo, menikmati buku di rumah bergaya vintage

potret book cafe Kopi Aloo (instagram.com/kopialoo)

Kalau kamu menyukai suasana rumahan yang hangat, Kopi Aloo bisa menjadi destinasi pertama yang patut dikunjungi. Berlokasi di Jl. Ahmad Yani No. 379, Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Kafe ini buka setiap hari pukul 08.00—22.00 WIB, sementara pada Jumat dan Sabtu beroperasi hingga pukul 00.00 WIB. Harga menu pun cukup ramah di kantong, mulai sekitar Rp20 ribuan.

Alih-alih mengusung konsep kafe modern yang ramai, Kopi Aloo justru menghadirkan bangunan bergaya rumah lawas dengan interior penuh sentuhan kayu dan dekorasi vintage. Di beberapa sudutnya tersedia rak buku yang dapat dibaca bebas oleh pengunjung. Suasana yang tenang membuat tempat ini cocok untuk membaca novel, mengerjakan tugas, maupun sekadar menikmati sore ditemani secangkir kopi.

Keunikan lainnya adalah atmosfernya yang terasa begitu personal. Cahaya matahari yang masuk melalui jendela besar, alunan musik yang lembut, serta ruang duduk yang tidak terlalu padat menciptakan pengalaman membaca yang nyaman. Tak heran jika Kopi Aloo kerap menjadi tempat favorit komunitas kreatif maupun pencinta buku di Solo.

2. Slari Coffee, ngopi sambil menjelajahi perpustakaan mini

potret book cafe Slari Coffee (instagram.com/masdonlibrary)

Bagi pencinta buku yang ingin menikmati suasana lebih hidup tanpa kehilangan kenyamanan, Slari Coffee bisa menjadi pilihan menarik. Beralamat di Jl. Slamet Riyadi No. 111, Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Kafe ini buka setiap hari mulai pukul 07.00—00.00 WIB, sedangkan pada hari Senin mulai beroperasi pukul 10.00 WIB. Harga makanan dan minumannya pun relatif terjangkau, berkisar Rp18.000 hingga Rp45.000.

Salah satu daya tarik utama Slari Coffee adalah kolaborasinya dengan Masdon Library—sebuah perpustakaan mini yang menghadirkan ratusan koleksi buku dari berbagai genre, mulai dari sastra, filsafat, sejarah, hingga pengembangan diri. Pengunjung dipersilakan membaca buku di tempat sambil menikmati kopi atau camilan. Konsep ini menjadikan Slari Coffee bukan sekadar tempat nongkrong, tetapi juga ruang belajar dan berbagi gagasan bagi komunitas literasi di Solo.

Interiornya mengusung nuansa industrial yang dipadukan dengan sentuhan hangat dari rak-rak buku kayu dan pencahayaan temaram. Tersedia banyak meja dengan akses stop kontak serta koneksi Wi-Fi yang stabil, sehingga cocok untuk work from cafe (WFC), mengerjakan tugas, atau menghabiskan waktu membaca selama berjam-jam. Tak jarang pula kafe ini menjadi lokasi diskusi buku, bedah karya, hingga pertemuan komunitas kreatif yang semakin menghidupkan atmosfer literasinya.

3. Lana Seduh & Singgah, ruang singgah yang hangat untuk pencinta literasi

potret book cafe Lana Seduh & Singgah (instagram.com/lana.soloid)

Jika mencari tempat yang nyaman untuk menikmati waktu sendiri sambil membaca buku, Lana Seduh & Singgah layak masuk dalam daftar kunjunganmu. Berlokasi di Jl. Slamet Riyadi No. 440, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Kafe ini buka setiap hari pukul 09.00—23.00 WIB. Beragam menu kopi, nonkopi, hingga camilan ditawarkan dengan kisaran harga mulai Rp18.000 hingga Rp40.000, sehingga tetap ramah di kantong.

Sesuai namanya, Lana Seduh & Singgah dirancang sebagai tempat untuk "singgah" sejenak dari rutinitas. Interiornya didominasi nuansa minimalis dengan sentuhan kayu, pencahayaan hangat, dan area duduk yang dibuat cukup lega. Di beberapa sudut kafe tersedia rak berisi buku-buku yang dapat dibaca oleh pengunjung, mulai dari novel, buku motivasi, hingga bacaan populer. Suasana yang tenang membuat siapa pun betah berlama-lama menyelesaikan satu demi satu halaman buku favorit.

Keunikan Lana Seduh & Singgah terletak pada atmosfernya yang terasa intim dan menenangkan. Musik diputar dengan volume yang lembut sehingga tidak mengganggu konsentrasi membaca maupun bekerja. Selain menjadi tempat favorit mahasiswa dan pekerja remote, kafe ini juga kerap dipilih sebagai lokasi diskusi santai, journaling, hingga me time sambil menikmati secangkir kopi. Perpaduan antara suasana yang homey dan sentuhan literasi menjadikannya salah satu book cafe yang patut dicoba saat berada di Solo.

4. Cafe Bukuku Lawas, surga bagi pencinta buku bekas dan suasana klasik

potret book cafe Bukuku Lawas (instagram.com/cafe_bukuku_lawas)

Bagi kamu yang gemar berburu buku lawas, Cafe Bukuku Lawas menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Beralamat di Jl. Guruh No. 26, Ngasinan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Kafe ini buka setiap hari mulai 15.00—00.00 WIB. Harga makanan dan minumannya cukup bersahabat, berkisar Rp15.000 hingga Rp35.000, sehingga cocok untuk nongkrong santai tanpa khawatir menguras dompet.

Sesuai namanya, daya tarik utama Cafe Bukuku Lawas adalah koleksi buku bekas yang memenuhi rak-raknya. Pengunjung tidak hanya bisa membaca di tempat, tetapi juga berburu buku-buku langka, novel klasik, komik, hingga majalah edisi lama dengan harga yang relatif terjangkau. Aroma khas kertas buku yang berpadu dengan wangi kopi menciptakan suasana nostalgia yang membuat pengalaman bersantai terasa berbeda dibandingkan kafe pada umumnya.

Keunikan lain dari Cafe Bukuku Lawas terletak pada nuansa vintage yang begitu kental. Perabotan kayu, dekorasi bergaya retro, serta tumpukan buku di hampir setiap sudut menghadirkan kesan seolah sedang berada di perpustakaan pribadi yang hangat. Tak heran jika tempat ini sering menjadi tujuan para kolektor buku, mahasiswa, penulis, hingga siapa saja yang ingin menikmati sore dengan ditemani bacaan menarik dan secangkir kopi hangat.

5. Ekuive Cafe & Lounge, memadukan kenyamanan modern dengan budaya membaca

ilustrasi book cafe modern (pexels.com/Emre Can Acer)

Kalau kamu mencari book cafe dengan suasana yang lebih modern, Ekuive Cafe & Lounge bisa menjadi pilihan yang menarik. Berlokasi di Jl. Nusa Indah IV No. 13, Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, kafe ini umumnya beroperasi setiap hari pukul 10.00—22.00 WIB (Jumat mulai sekitar 09.00 WIB). Pilihan menu kopi, teh, makanan ringan, hingga hidangan utama dibanderol dengan kisaran harga Rp20.000–Rp50.000.

Meski mengusung konsep kafe modern, Ekuive tetap menyediakan sudut baca yang nyaman dengan koleksi buku yang dapat dinikmati pengunjung. Tata ruangnya didesain lapang dengan pencahayaan alami yang melimpah pada siang hari, dipadukan kursi-kursi empuk dan meja yang mendukung aktivitas membaca maupun bekerja. Suasananya relatif tenang, sehingga cocok untuk menyelesaikan bacaan, mengerjakan tugas, atau sekadar menikmati waktu sendiri ditemani secangkir kopi.

Keunggulan lain Ekuive Cafe & Lounge adalah atmosfernya yang fleksibel. Pada siang hingga sore hari, tempat ini terasa ideal untuk work from cafe (WFC) atau quality time bersama buku favorit. Memasuki malam, suasananya berubah menjadi lebih hangat dan santai tanpa kehilangan kenyamanan bagi pengunjung yang ingin membaca atau berdiskusi. Perpaduan fasilitas yang lengkap, sajian menu yang beragam, dan sentuhan budaya literasi menjadikan Ekuive sebagai salah satu destinasi book cafe yang layak dikunjungi saat berada di Solo.

Di tengah menjamurnya kafe kekinian, kehadiran book cafe menawarkan pengalaman yang lebih bermakna daripada sekadar menikmati secangkir kopi. Deretan tempat di atas membuktikan bahwa membaca, bersantai, dan menikmati suasana kota bisa berpadu dalam satu destinasi yang nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article