Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perpusda Solo, Alternatif Tempat WFA yang Gratis dan Nyaman

Perpusda Solo, Alternatif Tempat WFA yang Gratis dan Nyaman
Ruang Baca Perpusda Solo (dok. pribadi/Fatma Roisatin)
Intinya Sih
  • Perpustakaan Daerah Surakarta dapat diakses gratis oleh warga maupun pengunjung luar kota untuk membaca, WFA, atau mengerjakan tugas tanpa kartu anggota, selama tidak meminjam buku.
  • Perpusda Solo buka setiap hari hingga malam pada Senin–Kamis, berlokasi di Jalan Hasanudin, dan mudah dijangkau dari Halte Punggawan maupun Stasiun Solo Balapan.
  • Fasilitasnya mencakup ruang baca ber-AC, meja, stopkontak, bilik privat, loker, musala, ruang referensi, serta menara pandang 360 derajat dalam suasana tenang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kerja jarak jauh memang punya keuntungan tersendiri, karena fleksibel memilih tempat sesuai keinginan. Kamu bisa mengunjungi kafe, co-working space, hingga menghabiskan waktu setengah hari di hotel untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, tentu ada harga yang perlu dibayar. Minimal kamu perlu memesan satu menu atau membayar tarif sewa tempat.

Apakah kamu sedang mencari tempat untuk work from anywhere (WFA) atau mengerjakan tugas yang gratis dan nyaman di Solo? Kamu bisa menuju Perpustakaan Daerah Surakarta. Dapat bonus panorama kota dari ketinggian, lho.

1. Pelayanan publik yang dapat diakses secara gratis

Perpustakaan Daerah Kota Surakarta
Perpustakaan Daerah Kota Surakarta (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Perpustakaan daerah merupakan bagian dari pelayanan publik yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat umum. Demikian pula dengan perpustakaan daerah (Perpusda) yang ada di Solo. Mereka tidak hanya melayani warga Solo, tetapi juga pengunjung dari luar kota tanpa dikenakan biaya.

Kamu tidak perlu membuat kartu keanggotaan jika tidak meminjam buku untuk dibawa pulang. Cukup datang saat jam operasional, mengisi daftar hadir secara digital, dan kemudian dapat menikmati fasilitasnya. Selain membaca buku, kamu juga bisa menggunakan ruang baca sebagai co-working space.

2. Jam operasional panjang

Perpusda Solo
Perpusda Solo (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Kamu mengira bahwa seluruh Perpusda punya jam operasional seperti jam kantor pada umumnya? Perpustakaan ini memang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta. Namun, jam operasionalnya lebih panjang dari yang kamu bayangkan.

Kamu dapat menikmati layanan tersebut setiap hari dengan jam yang berbeda. Pada hari Senin–Kamis pukul 08.00–21.00, Jumat pukul 08.00–19.00, khusus Sabtu dan Minggu pukul 09.00–16.00. Mau berkunjung dari pagi hingga sore atau malam, nih?

3. Akses transportasi umum yang mudah

Perpusda Solo
Perpusda Solo (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Perpusda Solo beralamat di Jalan Hasanudin Nomor 112, Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Lokasinya mudah dijangkau menggunakan transportasi umum seperti KRL dan Batik Solo Trans (BST). Meski tidak tepat di pusat kota, kamu masih bisa menggunakan transportasi online untuk berangkat maupun pulang.

Halte Punggawan merupakan perhentian BST terdekat yang dilayani koridor BST K2 dengan  rute Terminal Palur–Stasiun Purwosari (PP). Kamu hanya perlu berjalan kaki sekitar 250 meter dari halte tersebut. Jika naik KRL, turun saja di Stasiun Solo Balapan, lalu jalan kaki singkat sejauh 450 meter.

4. Fasilitas lengkap dan nyaman

koleksi buku Perpusda Solo
koleksi buku Perpusda Solo (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Ada tiga pintu yang dapat kamu akses untuk menuju Perpusda Solo, yakni tangga belakang dan sisi kiri gedung, serta lift melalui pintu utama. Ruang perpustakaan yang dapat digunakan pengunjung terletak di lantai 2. Kalau kamu pertama kali berkunjung, dapat bertanya pada Satpam yang sedang bertugas atau masuk saja melalui pintu utama dan naik lift ke lantai 2. 

Setelah memasuki ruang baca di perpustakaan, kamu akan diarahkan untuk mengisi identitas menggunakan komputer yang tersedia. Letakkan tas atau barang yang tidak diperlukan ke dalam loker. Setelah itu, bawa kunci loker, beserta barang penting yang akan kamu gunakan untuk WFA atau mengerjakan tugas, termasuk botol berisi air minum jika diperlukan.

Tersedia meja panjang serta kursi yang nyaman, lengkap dengan stopkontak, kalau kamu gak keberatan berbagi tempat dengan orang lain. Jika ingin lebih privat, tersedia bilik dan set meja yang hanya untuk satu atau dua orang. Ada pula tempat duduk lesehan dan sofa yang empuk tanpa meja untuk sekadar membaca buku.

Ruangan perpustakaan sudah dilengkapi AC yang cocok untuk ngadem di tengah panasnya Solo. Perpustakaan ini memang terletak di depan masjid, kamu bisa salat di sana atau naik satu lantai lagi. Toilet, tempat wudhu, musala, ruang laktasi, dan akses menuju menara pandang berada di lantai 3.

Selain ruang baca dengan koleksi buku yang beragam, tersedia pula Ruang Pertemuan, Ruang Display Arsip Galeri, dan Ruang Referensi. Cocok buat kamu yang membutuhkan sumber rujukan cepat, dokumen sejarah, dan koleksi langka. Sejumlah ruangan tersebut juga berada di lantai 3 yang dapat diakses menggunakan tangga maupun lift di depan ruang baca perpustakaan.

5. Suasana tenang, gak bikin bosan

panorama kota dari Menara Pandang Perpusda Solo
panorama kota dari Menara Pandang Perpusda Solo (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Layaknya perpustakaan pada umumnya yang sering kali memberlakukan aturan untuk tetap tenang dan tidak berisik. Suasana serupa juga bisa didapatkan saat berada di Perpusda Solo. Kamu bisa menyelesaikan pekerjaan maupun tugas dengan tenang tanpa gangguan.

Kalau takut bosan, bisa sambil mendengarkan musik menggunakan earphone. Sesekali cobalah berjalan sambil menyusuri deretan koleksi di rak buku yang tersedia. Kamu dapat menjumpai beragam buku pengetahuan umum, novel, budaya, dan masih banyak lagi dengan bahasa Indonesia, Inggris, dan Belanda.

Ruang perpustakaan tidak hanya mendapatkan penerangan yang cukup dari cahaya lampu, tetapi juga dinding kaca di salah satu sisinya. Kamu bisa lihat pemandangan sekitar gedung dari dekat dinding kaca tersebut. Jika ingin panorama yang lebih luas, bisa naik sebentar ke lantai 3 menuju menara pandang yang menyuguhkan cityscape 360 derajat.

Perpusda Solo bisa menjadi alternatif tempat untuk WFA yang gratis dan nyaman. Cocok buat kamu yang suka suasana tenang untuk menyelesaikan pekerjaan maupun tugas seharian. Bonus panorama kota!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More