ilustrasi pendaki gunung (pexels.com/Tiago Cardoso)
Gunung Kembang sering direkomendasikan buat pendaki pemula yang ingin mencoba sensasi tektok. Alasannya karena durasi pendakiannya masih tergolong realistis untuk dilakukan dalam satu hari. Namun, bukan berarti gunung ini bisa dianggap mudah. Trek yang cukup curam tetap memerlukan kesiapan fisik dan mental agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan.
Kalau kamu baru pertama kali mendaki, sebaiknya jangan datang sendirian. Mendaki bersama teman atau komunitas bisa membantu perjalanan jadi lebih aman, terutama saat menghadapi jalur yang cukup menanjak. Kamu juga perlu menjaga ritme langkah selama perjalanan. Jangan terlalu memaksakan tempo cepat di awal karena tenaga bisa cepat habis sebelum mencapai puncak.
Di balik medannya yang menantang, Gunung Kembang punya panorama alam yang sangat memuaskan. Suasana hutan, udara dingin, dan pemandangan dari atas jadi alasan kenapa banyak pendaki ingin kembali lagi ke gunung ini.
Jadi, kalau kamu masih bertanya apakah Gunung Kembang bisa tektok, jawabannya jelas bisa. Dengan estimasi pendakian sekitar 4 sampai 5 jam naik dan 2 sampai 3 jam turun, gunung ini memang cukup populer untuk pendakian sehari tanpa menginap. Meski begitu, kamu tetap harus mempersiapkan fisik, perlengkapan, dan waktu pendakian dengan baik. Jangan lupa utamakan keselamatan agar pengalaman mendaki Gunung Kembang tetap seru dan menyenangkan sampai perjalanan selesai.