Ada kalanya perjalanan harus mengambil jalan memutar. Begitu pula penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Ketika abu vulkanik membuat sejumlah bandara berhenti beroperasi sementara, pesawat pun membutuhkan tempat lain untuk mendarat dan berangkat demi menjaga keselamatan penerbangan.
Di tengah situasi tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah bandara alternatif yang siap beroperasi 24 jam. Langkah ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga konektivitas penerbangan tetap berjalan selama beberapa bandara terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ada lima bandara yang disiapkan sebagai alternatif. Berikut ini daftarnya yang bisa menjadi pilihan selama kondisi penerbangan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
