Kabar duka datang dari dunia pendakian. Pendaki terkenal, Nirmal Purja atau yang akrab disapa Nimsdai, dan sembilan anggota ekspedisi pendakian lainnya meninggal dunia setelah sebuah tragedi menimpa mereka di salah satu puncak tertinggi di dunia. Mereka dikabarkan meninggal akibat longsor salju (avalanche) yang terjadi saat pendakian pada 30 Juli 2026.
Elite Expeditions, perusahaan milik Nimsdai pun mengonfirmasi hal ini dalam sebuah unggahan di Instagram.
"Today, it is with profound sadness and immense heartbreak that we confirm that Nirmal "Nimsdai" Purja, tragically lost his life following the avalanche on the Broad Peak. We have also received confirmation that other members of te expedition sadly did not survive (Hari ini, dengan kesedihan mendalam dan duka cita yang luar biasa, kami mengonfirmasi bahwa Nirmal "Nimsdai" Purja, telah meninggal dunia setelah longsoran salju di Broad Peak. Kami juga telah menerima konfirmasi bahwa anggota ekspedisi lainnya tidak selamat," ujar manajemen Elite Expeditions melalui Instagram @eliteexped, Sabtu (1/8/2026).
Broad Peak sendiri merupakan gunung setinggi 26.414 kaki di Pegunungan Karakoram, Pakistan bagian utara. Tempat ini menjadi akhir dari petualangan Nimsdai dalam menaklukkan gunung-gunung tertinggi di dunia.
Pria berkewarganegaraan Nepal dan Inggris ini dikenal melalui tayangan dokumenter Netflix berjudul "Project Possible 14/7." Proyek tersebut adalah hasil perjalanannya dalam menaklukkan 14 puncak setinggi lebih dari 8.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) dalam waktu enam bulan enam hari (dibulatkan tujuh bulan).
Keberanian, ketangguhan fisik, dan semangatnya dalam menembus batas kemampuan manusia telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Untuk mengenang dedikasinya, berikut IDN Times bagikan informasi terkait deretan gunung tertinggi di dunia yang pernah ditaklukkan oleh Nirmal Purja sepanjang hidupnya. Simak sampai habis, ya!
