Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Broad Peak, Gunung yang Jadi Lokasi Tragedi Nirmal Purja

5 Fakta Broad Peak, Gunung yang Jadi Lokasi Tragedi Nirmal Purja
puncak Gunung Broad Peak yang menjulang setinggi 8.051 mdpl (commons.wikimedia.org/Flothias)
Intinya Sih

  • Broad Peak merupakan gunung tertinggi ke-12 di dunia dengan ketinggian 8.051 mdpl dan termasuk dalam kelompok the 14 eight-thousanders.

  • Gunung ini pertama kali berhasil dipuncaki pada 1957 oleh tim ekspedisi Austria melalui West Ridge Route.

  • Broad Peak dikenal memiliki medan yang sangat berbahaya sekaligus menjadi habitat berbagai flora dan fauna langka di Pegunungan Karakoram.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Puncak Broad (Broad Peak) kembali menjadi sorotan dunia setelah longsoran salju pada 30 Juli 2026 menewaskan pendaki Nepal, Nirmal Purja, bersama sembilan pendaki lainnya saat melakukan pendakian di gunung tersebut. Tragedi tersebut menjadi salah satu kecelakaan pendakian paling mematikan di Pakistan dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa tersebut kembali mengingatkan dunia bahwa Broad Peak bukan hanya salah satu gunung tertinggi di Bumi, melainkan juga memiliki medan yang ekstrem dan penuh risiko.

Broad Peak adalah salah satu gunung tertinggi di dunia. Dengan ketinggiannya yang menjulang setinggi 8.051 mdpl, gunung tersebut menjadi gunung tertinggi ke-12 di dunia dan berada dalam jajaran kelompok 14 gunung dengan ketinggian di atas 8 ribu mdpl atau yang lebih dikenal di kalangan para pendaki profesional sebagai the 14 eight-thousanders yang tersebar di wilayah Pegunungan Himalaya dan Karakoram. Gunung Broad Peak sendiri terletak di wilayah pegunungan yang dikenal dengan nama Karakoram Range.

Karakoram Range adalah wilayah pegunungan di Asia Tengah yang terletak di perbatasan Pakistan, India, China, hingga membentang ke Afghanistan dan Tajikistan. Adapun, Broad Peak berada di wilayah perbatasan antara negara Pakistan dan China. Mungkin nama Gunung Broad Peak ini tak setenar Gunung Mount Everest (8.849 mdpl), K-2 (8.611 mdpl), Nanga Parbat (8.126 mdpl) atau pun Annapurna (8.091 mdpl). Namun, para pendaki profesional yang ingin mendapatkan predikat prestius sebagai pendaki seluruh eight-thousanders harus memasukkan gunung ini ke dalam daftar pendakian mereka dan memuncaki puncak tertingginya.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai gunung ikonik yang berada di wilayah Pegunungan Karakoram ini? Berikut lima fakta menariknya! Kamu simak sampai akhir, ya.

1. Dipuncaki pertama kali pada 1957

potret puncak K2 dilihat dari barak induk (base camp) Broad Peak yang berada di ketinggian 4.850 mdpl
potret puncak K2 dilihat dari barak induk (base camp) Broad Peak yang berada di ketinggian 4.850 mdpl (commons.wikimedia.org/Zacharie Grossen)

Dilansir Guinness World Records, Broad Peak berhasil dipuncaki pertama kali pada 1957 oleh tim ekspedisi pendakian Austria dengan anggota tim antara lain Marcus Schmuck (ketua tim), Fritz Wintersteller, Kurt Diemberger, dan Hermann Buhl. Sejumlah informasi menuliskan bahwa pendakian pertama yang mencapai puncak Broad Peak tersebut dilakukan oleh tim ekspedisi Austria tanpa bantuan tabung oksigen dan porter ketinggian tinggi (high-altitude porters). Rute pertama pendakian puncak tersebut menggunakan rute yang dikenal sebagai West Ridge Route, yang juga dikenal sebagai West Spur. Hingga kini, jalur tersebut masih menjadi rute pendakian normal.

Banyak tim ekspedisi pendakian saat ini menggunakan sebagian besar rute tersebut ketika membawa klien-klien mereka menuju puncak Broad Peak. Jika pendakian pertama berlangsung pada 1957, pendakian pertama dalam musim dinginnya (winter ascend) baru berhasil dilakukan pada 2013 oleh tim ekspedisi Polandia. Winter ascend menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi para pendaki profesional karena merupakan periode tersulit bagi sebuah gunung dengan ketinggian di atas 8 ribu mdpl untuk didaki. Dalam winter ascend, kesulitan pendakian akan menjadi berkali lipat dengan suhu udara dan kecepatan angin wilayah Karakoram yang ekstrem. Gunung Broad Peak adalah gunung ke-12 dalam jajaran kelompok the 14 eight-thousanders yang berhasil didaki dalam periode musim dinginnya.

2. Memiliki keterkaitan budaya dengan masyarakat lokal

puncak gunung tertinggi ke-2 dunia, K2 (tengah), dilihat dari wilayah Gunung Broad Peak
puncak gunung tertinggi ke-2 dunia, K2 (tengah), dilihat dari wilayah Gunung Broad Peak (commons.wikimedia.org/Sallahuddin Shah)

Nama untuk Gunung Broad Peak dalam bahasa Inggris diperkenalkan oleh penjelajah Inggris Martin Conway pada 1892, merujuk pada punggungan bukit ikonik yang lebar sepanjang sekitar 1,5 km pada bagian puncaknya. Menurut laman Martini Multimedia, oleh penduduk lokal etnis Balti Gunung Broad Peak diberi nama Faichan Kangri. Etnis Balti adalah kelompok etnis Tibet yang merupakan penduduk asli wilayah Gilgit−Baltistan yang berada di bawah pemerintahan Pakistan. Secara harfiah, jika diterjemahkan, nama Faichan Kangri juga memiliki arti sebagai 'puncak yang lebar'.

Gunung Broad Peak, sebagaimana sejumlah gunung-gunung lain di wilayah Karakoram dan Himalaya, dianggap sebagai gunung yang sakral dan memiliki signifikansi budaya mendalam bagi masyarakat lokal yang bermukim di kaki gunung. Masyarakat etnis Balti dikenal akan keramahan mereka yang menyambut para pendaki dengan penuh kehangatan. Mereka sering berbagi tradisi budaya, seperti kuliner lokal dan cerita tentang leluhur mereka yang telah hidup di bawah bayang-bayang puncak gunung ini selama beberapa generasi. Melalui interaksi tersebut, Broad Peak bukan hanya keajaiban alam saja, melainkan juga merupakan jembatan antarbudaya yang menumbuhkan rasa hormat terhadap alam dan kemanusiaan.

3. Memiliki sejumlah puncak

puncak Broad Peak Central (kiri depan) dengan latar belakang puncak tertinggi Gunung Broad Peak
puncak Broad Peak Central (kiri depan) dengan latar belakang puncak tertinggi Gunung Broad Peak (commons.wikimedia.org/Rupert Pupkin)

Gunung Broad Peak diketahui memiliki sejumlah puncak. Tiga puncak memiliki ketinggian di atas 8 ribu mdpl dan 2 puncak lainnya memiliki ketinggian di bawah 8 ribu mdpl. Urutan nama lima puncaknya antara lain Kharut Kangri (6.942 mdpl), Broad Peak North (7,490 mdpl), Broad Peak Central (8.011 mdpl), Rocky Summit (8,028 mdpl), dan puncak tertingginya bernama Broad Peak (8.051 mdpl).

Menurut Earth Observatory dari NASA, terdapat beberapa diskusi dalam komunitas pendaki mengenai kelayakan puncak Broad Peak Central (8.011 mdpl) untuk diklasifikasikan sebagai puncak ke-15 dalam eight-thousanders (saat ini secara resmi terdapat 14 puncak gunung yang masuk ke dalam kelompok eight-thousanders). Puncak-puncak di wilayah Karakoram hanya dianggap sebagai puncak gunung independen bila terdapat 500 m puncak topografi yang merupakan jarak vertikal yang memisahkan puncak gunung tersebut dari titik-titik tinggi di sekitar. Jika tidak, puncak-puncak tersebut dianggap sebagai puncak cabang dan bukan puncak independen. Berdasarkan citra satelit, puncak Broad Peak Central tak memenuhi persyaratan tersebut sehingga saat ini tak dianggap sebagai puncak independen.

4. Rumah bagi flora dan fauna eksotik

hewan langka seperti macan tutul salju (Panthera uncia) berhabitat di lereng Gunung Broad Peak
hewan langka seperti macan tutul salju (Panthera uncia) berhabitat di lereng Gunung Broad Peak (commons.wikimedia.org/Irbis1983)

Gunung Broad Peak merupakan rumah bagi sejumlah flora dan fauna yang langka dan eksotik. Menurut laman The Armchair Mountaineer, meski wilayah dataran tinggi dan puncaknya tertutup es dan hanya sedikit flora yang bertahan hidup, di dalam Taman Nasional Karakoram Tengah yang luas dan menjadi bagian wilayah Broad Peak terdapat lembah-lembah dengan vegetasi yang melimpah. Spesies dominan di lembah-lembah tersebut antara lain morinda spruce (Picea smithiana), Pinus wallichiana, dan Juniperus polycarpos. Selain itu, ditemukan pula stroberi liar asli Himalaya (Fragaria Nubicola) dan anggrek merah muda yang langka.

Untuk faunanya, wilayah Gunung Broad Peak ini merupakan rumah sejumlah spesies eksotik, seperti Marco Polo sheep (Ovis ammon polii) dan Siberian ibex (Capra sibirica sakeen), yang merupakan satwa ikonik serta endemik Pegunungan Himalaya maupun Karakoram. Terdapat pula satwa langka yang sangat sulit untuk ditemui di alam liar, seperti macan tutul salju (Panthera uncia), lynx, serigala abu-abu, beruang coklat, beruang hitam asia, rubah merah, dan musang gunung. Populasi burung di tempat ini sedikit. Namun, beberapa spesies bertahan hidup, seperti burung nasar dan burung Himalayan monal (Lophophorus impejanus). Adapun, masyarakat Nepal memandang pejantan Himalayan monal indah sehingga menjadi maskot negara.

5. Salah satu gunung paling berbahaya di dunia untuk didaki

potret Gunung Broad Peak dan Gunung K2 dilihat dari puncak Gasherbrum II
potret Gunung Broad Peak dan Gunung K2 dilihat dari puncak Gasherbrum II (commons.wikimedia.org/Syed Hasan Shabbar)

Menurut laman Himalayan Masters, Broad Peak merupakan salah satu gunung yang paling menantang di dunia karena tingkat bahayanya. Gunung ini menduduki peringkat ke-10 di antara daftar gunung paling mematikan di dunia. Tingkat kematian atau fatality rate di gunung ini adalah 8,37 persen. Ancaman maut Gunung Broad Peak berasal dari punggungan lerengnya yang lebar dan curam hingga ke puncaknya disertai dengan cuaca wilayah Karakoram yang ekstrem, longsoran salju (avalanche), jurang yang tersamar lapisan salju tipis (crevasse), serta runtuhan batu.

Lebih lanjut, sebagaimana diinformasikan dalam laman Explorersweb, sering kali terjadi miskonsepsi atau salah pengertian tentang tingkat bahaya Gunung Broad Peak ini. Meski sering dianggap sebagai salah satu gunung dalam kelompok eight-thousanders yang lebih mudah didaki dan lebih aman dibandingkan dengan Gunung K2 atau Nanga Parbat, fatality rate gunung ini menunjukkan realitas yang berbeda. Ada sekitar 8 kematian per 100 pendakian puncak yang berhasil. Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk menjelajahi keindahan alam di Gunung Broad Peak ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More