Nepal tengah menghadapi pukulan berat di sektor pariwisata setelah banjir bandang yang melanda Sungai Bhotekoshi pada akhir Agustus 2026. Bencana tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah terdampak, tetapi juga memunculkan kekhawatiran wisatawan untuk berkunjung ke Nepal. Akibatnya, pembatalan pemesanan hotel mulai terjadi di sejumlah destinasi, tepat ketika negara tersebut memasuki musim wisata musim gugur yang biasanya menjadi salah satu periode tersibuk dalam setahun.
Dilansir The Kathmandu Post pada Senin (14/9/2026), hotel-hotel di Pokhara, Chitwan, dan Lumbini melaporkan adanya pembatalan dari wisatawan mancanegara maupun domestik. Kondisi jalan yang terganggu menjadi salah satu alasan wisatawan mengurungkan perjalanan. Di sisi lain, pemberitaan mengenai banjir turut membentuk persepsi bahwa kondisi di seluruh Nepal sedang tidak aman, meski sejumlah destinasi wisata sebenarnya tidak terdampak langsung.
Dampaknya pun mulai terlihat dari tingkat hunian hotel yang menurun drastis. Padahal, September hingga Desember merupakan periode penting bagi industri pariwisata Nepal, karena menjadi musim kunjungan wisatawan untuk berbagai aktivitas, termasuk perjalanan alam dan trekking.
Lantas, seperti apa kondisi sejumlah destinasi wisata Nepal setelah banjir Bhotekoshi? Berikut gambarannya yang perlu kamu tahu.
