Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pendakian Gunung Semeru Buka Lagi, Ini Aturan Terbarunya!

Pendakian Gunung Semeru Buka Lagi, Ini Aturan Terbarunya!
Potret Ranu Kumbolo di Gunung Semeru (unsplash.com/Nofi Sofyan Hadi)
Intinya Sih
  • Pendakian Gunung Semeru resmi dibuka kembali mulai 24 April 2026 dengan batas pendakian hanya sampai Ranu Kumbolo dan kuota maksimal 200 orang per hari.
  • Pendaki wajib memenuhi syarat seperti usia minimal 10 tahun, membawa surat sehat, identitas asli, serta melakukan registrasi daring dan verifikasi dokumen di Ranupani.
  • Pendakian harus dilakukan berkelompok dengan pemandu lokal, mengikuti briefing wajib, mematuhi larangan lingkungan, serta membawa perlengkapan standar dan kantong sampah pribadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jalur pendakian Gunung Semeru resmi kembali dibuka setelah sempat ditutup beberapa waktu. Pembukaan ini tentu menjadi angin segar, terutama bagi pencinta alam yang sudah lama menantikan kesempatan kembali menjejakkan kaki di gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Berdasarkan pengumuman resmi dari pihak pengelola, aktivitas pendakian dibuka kembali mulai 24 April 2026. Namun, terdapat sejumlah penyesuaian aturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pendaki demi menjaga keselamatan dan kelestarian kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Berikut aturan terbaru pendakian Gunung Semeru yang perlu kamu ketahui.

1. Batas pendakian hanya sampai Ranu Kumbolo

Menurut pengumuman nomor PG.6/T.8/TU/KSA.04.01/B/04/2026, pendakian saat ini hanya diperbolehkan hingga Ranu Kumbolo, tidak sampai ke puncak Mahameru. Hal ini dilakukan sebagai langkah mitigasi dan pengelolaan kawasan. Durasi pendakian dibatasi maksimal 2 hari 1 malam, dengan kuota sebanyak 200 orang per hari.

Selain itu, tiket pendakian wajib dibeli dan dibayar secara daring melalui situs resminya. Pemesanan dilakukan maksimal H-2 sebelum hari pendakian, dengan sistem kuota yang dibuka per bulan kalender. Selain itu, data pendaki tidak dapat diubah setelah proses booking selesai, sehingga harus diisi dengan teliti sejak awal.

2. Syarat utama pendakian yang wajib dipenuhi

Pendakian resmi hanya melalui Ranupani dan harus memenuhi beberapa syarat berikut.

  • Usia minimal pendaki adalah 10 tahun.
  • Pendaki di atas 70 tahun wajib menyertakan rekomendasi dokter.
  • Wajib membawa surat sehat (berlaku H-1).
  • Membawa identitas asli (KTP/KK/paspor).
  • Surat izin orang tua bagi yang belum memiliki KTP.
  • Semua persyaratan ini menjadi dokumen wajib saat registrasi di lapangan.

3. Ketentuan kelompok dan pemandu

Pendakian dilakukan secara berkelompok dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Minimal 2 orang dan maksimal 10 orang.
  • Wajib menggunakan pemandu lokal dari PPGST (kecuali Mapala dengan syarat tertentu).
  • Wajib registrasi ulang dan mengikuti briefing di Ranupani.
  • Terdapat penyesuaian tarif pemandu pendakian terdaftar (PPGST), yaitu dari Rp200 ribu per hari menjadi Rp250 ribu per hari.

4. Alur registrasi dan aturan selama pendakian

Setibanya di Ranupani, pendaki wajib melengkapi beberapa dokumen. Di antaranya sebagai berikut.

  • Verifikasi dokumen.
  • Mengikuti briefing.
  • Checkin dan menukar identitas dengan tanda pengenal.
  • Sebagai informasi, registrasi dibuka pukul 08.00–14.00 WIB.

Selama pendakian, ada beberapa aturan penting yang perlu kamu ketahui. Berikut di antaranya.

  • Batas naik maksimal pukul 15.00 WIB.
  • Tenda hanya boleh didirikan di Ranu Kumbolo.
  • Wajib memakai gelang pendakian.
  • Wajib membawa kantong sampah dan membawa turun sampah.
  • Saat turun, pendaki wajib melapor kembali di Ranupani. Jika terlambat atau overstay, akan dikenakan sanksi.

5. Larangan yang harus dipatuhi

Pendaki juga wajib mematuhi sejumlah larangan, di antaranya sebagai berikut.

  • Tidak merusak flora, fauna, atau situs budaya.
  • Tidak membuang sampah sembarangan.
  • Tidak membawa narkoba, miras, bahan peledak, atau senjata tajam.
  • Tidak membuat api yang berisiko kebakaran.
  • Tidak mendaki melebihi Ranu Kumbolo.
  • Tidak membuat jalur baru.
  • Tidak menerbangkan drone.

6. Wajib membawa perlengkapan standar pendakian

Potret Ranu Kumbolo di Gunung Semeru
Potret Ranu Kumbolo di Gunung Semeru (unsplash.com/ Falaq Lazuardi)

Pendaki diwajibkan membawa perlengkapan pribadi, seperti:

  • carrier, pakaian lapang, jaket hangat,
  • sleeping bag, matras, sepatu trekking,
  • headlamp, sarung tangan, jas hujan, serta
  • tumbler, alat makan, obat pribadi,

Sedangkan, untuk perlengkapan kelompok meliputi:

  • tenda dan flysheet,
  • alat masak,
  • P3K,
  • logistik, dan
  • kantong sampah.

7. Mekanisme reschedule bagi pendaki lama

Bagi pendaki yang sudah melakukan booking sebelumnya (periode 19 November – 18 Desember 2025), tersedia opsi reschedule atau penjadwalan ulang melalui link berikut: bit.ly/reschedule-semeru-2026. Ada pun ktentuannya sebagai berikut.

  • Satu email terverifikasi hanya bisa mengisi satu kali dan tidak bisa diedit, sehingga isilah dengan teliti.
  • Batas akhir pengisian formulir adalah 31 Mei 2026.
  • Periode pendakian ulang yakni pada 1 Mei–30 November 2026.
  • Tidak diperkenankan mengganti anggota atau peserta (data harus sama dengan booking awal).
  • Kuota reschedule per hari maksimal lima kelompok.
  • Pastikan semua data diisi dengan benar, karena tidak dapat diubah setelah submit.

Pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Semeru menjadi kabar gembira yang dinantikan para pendaki. Meski demikian, pastikan kamu sudah memahami seluruh ketentuan yang berlaku sebelum mendaki, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Related Articles

See More