Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Terracotta Army vs. Ancient City Wall Xi’an, Mana Wajib Dikunjungi?

Terracotta Army vs. Ancient City Wall Xi’an, Mana Wajib Dikunjungi?
Terracotta Army (commons.wikimedia.org/Jmhullot)
  • Terracotta Army di Lintong menampilkan ribuan prajurit, kuda, dan kereta tanah liat dari makam Kaisar Qin Shi Huang; cocok untuk eksplorasi sejarah dan museum.
  • Ancient City Wall berada di pusat Xi’an, lebih mudah diakses, serta menawarkan aktivitas berjalan kaki atau bersepeda sambil menikmati pemandangan kota, terutama menjelang sore.
  • Untuk waktu terbatas, Terracotta Army layak diprioritaskan sebagai ikon sejarah Xi’an, tetapi Ancient City Wall sesuai bagi wisatawan yang mengutamakan lokasi praktis dan aktivitas santai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau kamu sedang menyusun itinerary liburan ke Xi’an, China, mungkin kamu akan bingung memilih antara Terracotta Army dan Ancient City Wall. Keduanya sama-sama menjadi destinasi bersejarah yang populer dan menawarkan pengalaman wisata yang cukup berbeda.

Terracotta Army menawarkan pengalaman melihat peninggalan prajurit tanah liat dari masa Dinasti Qin, sedangkan Ancient City Wall mengajakmu menikmati suasana kota dari atas benteng bersejarah. Perbedaan lokasi, aktivitas, waktu kunjungan, hingga suasana membuat keduanya memiliki daya tarik masing-masing.

Yuk, bandingkan keduanya dari beberapa aspek berikut agar pilihan wisatamu di Xi’an semakin mudah. Dengan begitu, kamu gak lagi bimbang menentukannya.

  1. 1. Daya tarik wisata

    Ancient City Wall Xi’an
    Ancient City Wall Xi’an (commons.wikimedia.org/Yuguang97)

    Terracotta Army atau Museum of Qin Terracotta Warriors and Horses merupakan kompleks museum yang terkenal dengan ribuan patung prajurit, kuda, dan kereta perang dari masa Dinasti Qin. Patung-patung tersebut menjadi bagian dari makam Kaisar Qin Shi Huang dan ditemukan pada 1970-an oleh petani setempat. Saat berkunjung, kamu bisa melihat langsung susunan patung di beberapa pit yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.

    Sementara itu, Ancient City Wall Xi’an merupakan benteng kota kuno yang mengelilingi pusat kota Xi’an. Tembok ini memiliki jalur yang luas di bagian atas yang dapat digunakan untuk berjalan kaki atau bersepeda sambil melihat pemandangan kawasan kota. Jika kamu lebih menyukai wisata sejarah yang bisa dipadukan dengan aktivitas santai, Ancient City Wall bisa terasa lebih menarik.

  2. 2. Lokasi dan akses

    Terracotta Army
    Terracotta Army (commons.wikimedia.org/BabelStone)

    Terracotta Army berada di kawasan Lintong, sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Xi’an. Karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota, perjalanan menuju museum membutuhkan waktu lebih lama dan biasanya harus menggunakan bus wisata, transportasi umum, atau kendaraan pribadi. Waktu perjalanan ini sebaiknya diperhitungkan jika kamu memiliki itinerary Xi’an yang cukup padat.

    Ancient City Wall memiliki lokasi yang jauh lebih mudah dijangkau karena berada di kawasan pusat Kota Xi’an. Beberapa gerbang kota dapat diakses dengan naik transportasi umum, sehingga destinasi ini lebih praktis untuk dimasukkan ke dalam itinerary. Kamu bahkan bisa menggabungkannya dengan beberapa tempat wisata lain di pusat kota dalam satu hari.

  3. 3. Aktivitas yang bisa dilakukan

    Ancient City Wall Xi’an
    Ancient City Wall Xi’an (commons.wikimedia.org/Gerd Eichmann)

    Di Terracotta Army, aktivitas utama yang dilakukan adalah menjelajahi museum dan mengamati peninggalan arkeologi yang ada di dalamnya. Pengunjung dapat melihat detail patung prajurit dengan berbagai posisi, pakaian, hingga ekspresi wajah yang berbeda. Destinasi ini cocok untuk kamu yang senang mempelajari sejarah dan ingin melihat salah satu peninggalan penting dari peradaban China kuno.

    Berbeda dari Terracotta Army, Ancient City Wall menawarkan pengalaman yang lebih aktif dan santai. Kamu bisa berjalan kaki mengelilingi bagian atas tembok atau menyewa sepeda untuk menikmati pemandangan Kota Xi’an dari ketinggian. Waktu kunjungan juga bisa dibuat lebih fleksibel karena kamu dapat menentukan sendiri berapa lama ingin menikmati suasana di atas tembok.

  4. 4. Suasana dan waktu berkunjung

    Terracotta Army
    Terracotta Army (pixabay.com/pixa1958)

    Terracotta Army lebih terasa seperti destinasi wisata sejarah dan museum, sehingga kunjungannya cenderung berfokus pada eksplorasi koleksi serta penjelasan mengenai peninggalan Dinasti Qin. Kamu membutuhkan waktu untuk berpindah dari satu area ke area lainnya, terutama jika ingin melihat seluruh kompleks dengan lebih santai. Untuk pengalaman yang lebih nyaman, sebaiknya sediakan beberapa jam khusus dalam itinerary untuk destinasi ini.

    Ancient City Wall memiliki suasana yang berbeda, terutama ketika dikunjungi menjelang sore hingga malam. Dari atas tembok, kamu dapat menikmati perubahan suasana kota sekaligus melihat kawasan Xi’an dari sudut pandang yang berbeda. Jika ingin mendapatkan pengalaman yang lebih menarik, kamu juga bisa mempertimbangkan waktu kunjungan yang berdekatan dengan matahari terbenam.

  5. 5. Mana yang lebih wajib dikunjungi?

    Ancient City Wall Xi’an
    Ancient City Wall Xi’an (commons.wikimedia.org/Shujianyang)

    Kalau kamu baru pertama kali liburan ke Xi’an dan memiliki waktu terbatas, Terracotta Army layak diprioritaskan karena merupakan salah satu ikon sejarah paling terkenal dari kota ini. Koleksi prajurit tanah liatnya menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di destinasi wisata lain.

    Namun, perjalanan menuju kawasan Lintong membutuhkan waktu lebih lama sehingga itinerary perlu disusun dengan baik. Jika kamu lebih mengutamakan lokasi yang praktis, aktivitas santai, dan pemandangan kota, Ancient City Wall bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

    Idealnya, kamu tidak perlu benar-benar memilih salah satunya karena kedua destinasi dapat memberikan pengalaman yang berbeda selama berada di Xi’an. Tinggal sesuaikan dengan minat, durasi perjalanan, dan ritme liburan yang kamu inginkan.

    Setelah puas melihat peninggalan sejarah, rasanya seru juga menyisakan waktu untuk menikmati suasana Xi’an tanpa terburu-buru. Dengan begitu, perjalananmu tidak hanya diisi dengan tempat-tempat ikonik, tapi juga momen kecil yang membuat kota ini terasa lebih dekat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More