Mendaki gunung menjadi salah satu aktivitas yang banyak dipilih untuk menikmati alam sekaligus mencari pengalaman baru. Namun, jalur pendakian tidak selalu bisa dibuka karena kondisi tertentu.
Kalau kamu mengira jalur pendakian gunung hanya ditutup ketika terjadi erupsi, ternyata alasannya lebih beragam. Pengelola kawasan bisa menghentikan aktivitas pendakian karena kondisi cuaca, kebakaran hutan, atau pertimbangan keselamatan dan kelestarian alam. Jadi, sebelum berangkat mendaki, penting untuk mengecek informasi terbaru dari pengelola gunung yang akan kamu tuju.
Penutupan jalur pendakian memang bisa mengubah rencana perjalanan. Apalagi jika tiket dan perlengkapan sudah disiapkan dari jauh-jauh hari. Meski begitu, keputusan tersebut biasanya dibuat berdasarkan kondisi dan risiko di lapangan untuk menjaga keselamatan pendaki.
Lantas, apa saja alasan gunung di Indonesia ditutup selain erupsi? Simak selengkapnya berikut ini!
