- Paspor lama yang berisi visa.
- Paspor baru yang masih berlaku.
- Formulir permohonan transfer visa.
- Foto terbaru.
- Biaya administrasi (jika ada).
Cara Memindahkan Visa Lama ke Paspor Baru

- Visa lama tidak otomatis pindah ke paspor baru, tapi tetap sah digunakan selama masa berlakunya aktif dan identitas di kedua paspor sama.
- Pemegang e-visa perlu memperbarui nomor paspor di sistem imigrasi online agar visa tetap terhubung dengan data terbaru.
- Beberapa negara mewajibkan transfer visa melalui kedutaan, jadi penting mengecek kebijakan resmi sebelum bepergian ke luar negeri.
Mengganti paspor merupakan hal yang cukup sering terjadi, terutama jika masa berlaku paspor sudah habis atau halaman visa sudah penuh. Namun, banyak orang masih bingung tentang cara memindahkan visa lama ke paspor baru. Apakah visa otomatis berpindah? Atau harus membuat visa baru?
Jawabannya, visa lama tidak otomatis pindah ke paspor baru. Dalam banyak kasus, visa yang masih berlaku tetap sah meskipun berada di paspor lama. Kamu hanya perlu mengikuti beberapa prosedur agar visa tersebut tetap bisa digunakan saat bepergian ke luar negeri.
Supaya gak salah langkah, berikut beberapa cara memindahkan visa lama ke paspor baru yang bisa kamu lakukan. Dengan begitu, visa lama tetap bisa digunakan setelah mengganti paspor.
1. Bawa paspor lama dan paspor baru saat bepergian

Cara paling umum yang dilakukan banyak traveler adalah membawa dua paspor sekaligus, yaitu paspor lama yang berisi visa dan paspor baru yang masih berlaku. Meskipun paspor lama sudah tidak aktif, visa yang ada di dalamnya biasanya masih sah selama masa berlakunya belum habis. Ketika melewati pemeriksaan imigrasi di bandara, petugas biasanya akan meminta kedua paspor tersebut.
Beberapa negara yang sering menerapkan kebijakan ini adalah Amerika Serikat, Jepang, hingga beberapa negara di Eropa. Selama visa di paspor lama masih valid dan identitas di kedua paspor sama, kamu tetap bisa menggunakannya. Namun, pastikan paspor lama tidak rusak atau hilang, karena itu menjadi bukti bahwa kamu memiliki visa yang sah.
2. Lakukan pembaruan data di sistem e-visa

Saat ini banyak negara sudah menggunakan sistem e-visa atau visa elektronik. Dalam sistem ini, visa kamu sebenarnya tersimpan di database imigrasi, bukan hanya di stiker paspor.
Jika kamu mengganti paspor, biasanya kamu perlu memperbarui nomor paspor di akun imigrasi online. Beberapa negara menyediakan portal khusus seperti immiaccount atau sistem e-visa resmi. Langkah ini penting, karena data visa akan dikaitkan dengan nomor paspor terbaru.
Tanpa pembaruan data, sistem imigrasi bisa saja tidak mengenali visa kamu saat proses check-in atau pemeriksaan imigrasi. Biasanya proses ini cukup mudah dan bisa dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor kedutaan.
3. Ajukan transfer visa ke kedutaan negara tujuan

Dalam beberapa kasus, kamu perlu melakukan transfer visa secara resmi dari paspor lama ke paspor baru. Proses ini biasanya dilakukan melalui kedutaan atau kantor imigrasi negara tujuan. Biasanya kamu akan diminta untuk membawa beberapa dokumen, di antaranya berikut ini:
Setelah proses selesai, visa bisa dipindahkan atau diterbitkan ulang pada paspor baru. Kebijakan ini berbeda-beda, tergantung negara tujuan, sehingga sebaiknya kamu mengecek informasi resmi dari kedutaan terlebih dahulu.
4. Pastikan data identitas di kedua paspor sama

Hal penting lain dalam cara memindahkan visa lama ke paspor baru adalah memastikan data identitas kamu tetap konsisten. Nama, tanggal lahir, dan informasi pribadi di paspor baru harus sama dengan yang ada di paspor lama. Jika ada perubahan data, misalnya, perubahan nama setelah menikah, proses penggunaan visa lama bisa menjadi lebih rumit.
Petugas imigrasi biasanya akan mencocokkan informasi di kedua paspor. Jika datanya sama, proses pemeriksaan biasanya berjalan lebih cepat. Sebaliknya, jika ada perbedaan data, kamu mungkin perlu membawa dokumen tambahan sebagai bukti identitas.
5. Cek kebijakan negara tujuan sebelum berangkat

Setiap negara memiliki aturan imigrasi yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengecek kebijakan visa dari negara tujuan sebelum melakukan perjalanan. Ada negara yang mengizinkan penggunaan visa lama dengan dua paspor, tetapi ada juga yang mengharuskan pemohon melakukan transfer visa terlebih dahulu. Kamu bisa mengecek informasi ini melalui:
- Website resmi kedutaan.
- Situs imigrasi negara tujuan.
- Maskapai penerbangan.
- Agen perjalanan resmi.
Dengan memahami aturan yang berlaku, kamu bisa menghindari masalah saat check-in atau saat pemeriksaan imigrasi.
Itulah penjelasan lengkap tentang cara memindahkan visa lama ke paspor baru yang perlu kamu ketahui. Pada dasarnya, visa lama tetap bisa digunakan selama masa berlakunya masih aktif, meskipun berada di paspor yang sudah tidak berlaku.
Yang paling penting adalah memastikan kamu membawa dokumen yang diperlukan, memperbarui data jika menggunakan e-visa, serta memahami kebijakan negara tujuan. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan kamu ke luar negeri bisa tetap lancar tanpa hambatan di imigrasi.

![[QUIZ] Seberapa Tahu Kamu tentang Julukan Negara-negara Populer Ini?](https://image.idntimes.com/post/20260226/1000036488_307cc5fb-194d-4fe4-99af-247d34a6ad1f.jpg)














