Aksi keji seorang warga negara asing di perairan Raja Ampat baru-baru ini memicu kemarahan banyak orang, terutama komunitas scuba diver dan pencinta satwa Tanah Air. Dalam tayangan video yang tersebar di berbagai media, oknum tersebut terlihat menembak penyu dengan tombak ikan hingga tewas dan memamerkan potret makanan dari "hasil buruannya" tersebut.
Kejadian ini menjadi tamparan keras, sekaligus pengingat untuk memahami etika saat berinteraksi dengan satwa laut. Saat menyelam, seseorang tidak sekadar rekreasi dan menikmati keindahan alam bawah laut, tetapi juga mengunjungi "rumah" para penghuninya, termasuk penyu. Ada kewajiban moral sebagai tamu untuk menjaga kelestarian ekosistem dan menghormati para penghuninya, terutama satwa langka seperti penyu yang terancam punah.
Berikut etika bertemu penyu saat menyelam di laut, baik saat snorkeling maupun diving, yang perlu kita pahami bersama. Momen menyelam jadi tetap berkesan dan menyenangkan dengan tetap bertanggung jawab pada alam sekitar kita.
