ilustrasi wisata kuliner di Solo (unsplash.com/Sedulur Papat)
Setelah acara Grebeg Besar selesai, jangan langsung pulang. Kawasan sekitar keraton memiliki banyak pilihan kuliner khas Solo yang menarik untuk dicoba seperti nasi liwet hingga tengkleng. Momen Grebeg Besar juga biasanya diramaikan pedagang makanan tradisional dan jajanan pasar yang jarang ditemui di hari biasa. Kamu bisa mencicipinya sambil menikmati suasana sekitar keraton maupun Kota Solo.
Tradisi Grebeg Besar Keraton Solo menjadi salah satu daya tarik budaya yang membuat kota ini selalu menarik untuk dikunjungi. Dengan persiapan yang tepat, pengalaman melihat langsung kirab budaya ini akan terasa lebih nyaman sekaligus berkesan. Nah, kelima tips di atas bisa langsung kamu coba, ya!
Mulai jam berapa biasanya prosesi kirab Gunungan Grebeg Besar ini keluar dari Keraton? | Prosesi utama biasanya dimulai sekitar pukul 09.30 hingga 10.00 WIB setelah upacara adat internal selesai. Namun, Abdi Dalem dan prajurit Keraton sudah mulai bersiap dan berbaris di halaman Kori Kamandungan sejak pukul 07.30 WIB. |
Ke mana rute kirab gunungan tersebut dibawa? | Gunungan diarak keluar dari Kori Kamandungan (Keraton Solo), melewati Sasana Sewaka, berjalan melintasi Alun-Alun Utara, dan berakhir di pelataran Masjid Agung Surakarta untuk didoakan sebelum akhirnya diperebutkan oleh masyarakat. |
Apa warna pakaian yang sebaiknya dihindari saat menonton ritual di area Keraton? | Jika Anda berada di area sakral keraton, sangat disarankan untuk menghindari pakaian berwarna hijau lumut atau hijau tua. Berdasarkan kepercayaan adat Keraton Mataram, warna ini dikhususkan bagi penguasa laut selatan (Nyai Roro Kidul). Pilih warna netral atau batik demi menghormati tradisi setempat. |
Bolehkah mengambil foto menggunakan kamera profesional, drone, atau menyalakan lampu kilat (flash)? | Kamera HP dan DSLR/Mirrorless: Diperbolehkan dari jarak aman di luar barisan pembatas.Flash: Matikan lampu kilat (flash) saat mendekati Abdi Dalem atau keluarga Keraton yang sedang melakukan prosesi agar tidak mengganggu kekhusyukan ritual.Drone: Penggunaan drone di lingkungan dalam Keraton sangat dibatasi dan wajib mengantongi izin tertulis dari pihak otoritas Keraton Kasunanan Surakarta demi keamanan dan kesakralan acara. |