ilustrasi suasana bengkel yang melayani servis mobil bekas (unsplash.com/Mehmet Talha Onuk)
Data administrasi saja belum cukup. Riwayat kendaraan juga penting untuk mengetahui apakah mobil pernah mengalami kecelakaan berat, terendam banjir, atau memiliki masalah lain. Tanyakan kepada penjual mengenai riwayat perawatan dan penggunaan mobil secara terbuka.
Jika kurang memahami kondisi kendaraan, ajak mekanik atau orang yang berpengalaman ketika melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan pihak ketiga dapat membantu menemukan masalah yang tidak terlihat secara kasatmata. Selain itu, lakukan test drive untuk memastikan kondisi mobil sesuai dengan informasi yang diberikan penjual.
Mengecek data mobil bekas sebelum transaksi memang membutuhkan ketelitian. Namun, langkah tersebut jauh lebih murah dibandingkan menghadapi persoalan dokumen atau biaya perbaikan setelah mobil resmi menjadi milik baru.
Jangan mudah tergiur harga murah atau tampilan mobil yang mengilap. Pastikan data kendaraan, identitas pemilik, status pajak, dan riwayat mobil benar-benar jelas. Jika ada informasi yang tidak sesuai atau sulit diverifikasi, lebih baik menunda transaksi sampai semuanya mendapatkan kepastian.