Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Awas Jangan Tertipu, Begini Cara Cek Data Mobil Bekas

Awas Jangan Tertipu, Begini Cara Cek Data Mobil Bekas
ilustrasi jasa inspeksi mobil bekas (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Pembeli mobil bekas perlu mencocokkan STNK dan BPKB dengan fisik kendaraan, termasuk nomor rangka, mesin, polisi, merek, tipe, tahun, serta warna.
  • Identitas pemilik dan status pajak harus diverifikasi melalui dokumen pendukung serta layanan resmi Samsat, untuk menghindari kendala balik nama dan biaya tunggakan.
  • Riwayat kecelakaan, banjir, perawatan, dan penggunaan perlu ditanyakan; libatkan mekanik, lakukan test drive, dan tunda transaksi bila informasi sulit diverifikasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Membeli mobil bekas tidak cukup hanya melihat kondisi bodi, interior, dan mesin. Di balik tampilan yang masih mulus, ada data kendaraan yang wajib diperiksa agar transaksi tidak berujung masalah.

Dokumen yang tidak sesuai atau riwayat kendaraan yang tidak jelas bisa membuat proses balik nama menjadi rumit. Karena itu, sebelum menyerahkan uang, luangkan waktu untuk mengecek data mobil secara menyeluruh.

  1. 1. Cocokkan data dengan kendaraan

    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)
    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)

    Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencocokkan data pada STNK dan BPKB dengan kondisi fisik mobil. Periksa nomor rangka, nomor mesin, nomor polisi, merek, tipe, tahun pembuatan, serta warna kendaraan. Pastikan seluruh informasi tersebut sesuai dengan dokumen.

    Jangan hanya mengandalkan penjelasan penjual. Nomor rangka dan nomor mesin perlu diperiksa secara langsung pada kendaraan. Jika terdapat perbedaan angka, bekas perubahan, atau kondisi yang mencurigakan, sebaiknya jangan terburu-buru melakukan transaksi sebelum statusnya benar-benar jelas.

  2. 2. Cek identitas dan status pajak

    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)
    ilustrasi pembelian mobil bekas (pexels.com/Gustavo Fring)

    Periksa juga nama pemilik yang tercantum pada STNK dan BPKB. Jika mobil masih atas nama orang lain, tanyakan hubungan penjual dengan pemilik yang tercatat. Pastikan tersedia bukti transaksi atau dokumen pendukung yang dapat menjelaskan asal-usul kendaraan.

    Status pajak juga perlu diperiksa sebelum membeli. Pajak yang menunggak bisa menjadi biaya tambahan setelah mobil berpindah tangan. Cek masa berlaku pajak dan kewajiban yang harus dibayarkan melalui layanan resmi Samsat di wilayah kendaraan terdaftar agar informasi yang diperoleh lebih akurat.

  3. 3. Periksa riwayat kendaraan

    ilustrasi suasana bengkel yang melayani servis mobil bekas (unsplash.com/Mehmet Talha Onuk)
    ilustrasi suasana bengkel yang melayani servis mobil bekas (unsplash.com/Mehmet Talha Onuk)

    Data administrasi saja belum cukup. Riwayat kendaraan juga penting untuk mengetahui apakah mobil pernah mengalami kecelakaan berat, terendam banjir, atau memiliki masalah lain. Tanyakan kepada penjual mengenai riwayat perawatan dan penggunaan mobil secara terbuka.

    Jika kurang memahami kondisi kendaraan, ajak mekanik atau orang yang berpengalaman ketika melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan pihak ketiga dapat membantu menemukan masalah yang tidak terlihat secara kasatmata. Selain itu, lakukan test drive untuk memastikan kondisi mobil sesuai dengan informasi yang diberikan penjual.

    Mengecek data mobil bekas sebelum transaksi memang membutuhkan ketelitian. Namun, langkah tersebut jauh lebih murah dibandingkan menghadapi persoalan dokumen atau biaya perbaikan setelah mobil resmi menjadi milik baru.

    Jangan mudah tergiur harga murah atau tampilan mobil yang mengilap. Pastikan data kendaraan, identitas pemilik, status pajak, dan riwayat mobil benar-benar jelas. Jika ada informasi yang tidak sesuai atau sulit diverifikasi, lebih baik menunda transaksi sampai semuanya mendapatkan kepastian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More