Fokus Ananda Mikola Usai Diangkat Jadi Dirut MGPA, Pembinaan Usia Dini

- Ananda Mikola resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama MGPA menggantikan Priandhi Satria, sebagai bagian restrukturisasi manajemen untuk memperkuat ekosistem motorsport nasional.
- Dengan pengalaman panjang di dunia balap dan manajemen otomotif, Ananda dinilai siap memimpin pengembangan Sirkuit Mandalika serta memperkuat posisi Indonesia di ajang internasional.
- Ananda berkomitmen menjadikan Mandalika sebagai pusat pembinaan talenta muda dan pengembangan motorsport nasional agar menjadi kebanggaan Indonesia di kancah global.
Jakarta, IDN Times - Mantan pembalap nasional Ananda Mikola resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) per Rabu (13/5/2026). Pengangkatan Ananda, yang menggantikan Priandhi Satria, merupakan bagian dari restrukturisasi manajemen untuk memperkuat ekosistem motorsport nasional.
Kehadiran pria yang punya pengalaman panjang di dunia balap internasional itu diharapkan mampu membawa Pertamina Mandalika International Circuit semakin kompetitif di level global.
1. Jadi tanggung jawab yang besar

Dalam pernyataan resminya, Ananda menegaskan posisi barunya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah untuk ikut memajukan dunia motorsport Indonesia. Ia mengaku siap menjalankan tanggung jawab tersebut dengan serius.
"Saya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan. Ini bukan sekadar jabatan, tapi panggilan untuk berkarya nyata bagi ekosistem motorsport Indonesia," ujar Ananda, Jumat (15/5/2026).
Ananda dikenal sebagai salah satu pembalap Indonesia yang pernah berkiprah di ajang internasional. Putra legenda balap nasional Tinton Soeprapto itu sempat tampil di Italian Formula 3, Formula 3000 Italia dan Eropa, hingga World Series Lights. Salah satu prestasi terbaiknya adalah menjadi juara Asian Formula 3 bersama A1 Team Indonesia pada 2005.
2. Punya pengalaman di dunia balap dan manajemen motorsport

Tak hanya aktif sebagai pembalap, Ananda juga memiliki pengalaman di sisi manajemen dan organisasi otomotif nasional. Dia pernah menjabat Direktur Sirkuit Sentul dan menjadi Ketua Organizing Committee Jakarta E-Prix Formula E 2023.
Saat ini, Ananda juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi PP Ikatan Motor Indonesia (IMI). Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memimpin MGPA dan mengembangkan Sirkuit Mandalika dalam jangka panjang.
Ketua Umum PP IMI, Moreno Soeprapto, pun mendukung penuh penunjukan tersebut. Menurut Moreno, Ananda memahami kebutuhan dunia balap nasional, mulai dari pembinaan pembalap muda hingga penyelenggaraan event internasional.
3. Mandalika ingin jadi pusat pengembangan talenta balap nasional

Di bawah kepemimpinan baru, Ananda menegaskan ingin menjadikan Mandalika bukan hanya sebagai venue balap internasional, tetapi juga pusat pengembangan talenta motorsport Indonesia.
"Mandalika adalah aset bangsa yang luar biasa, dan saya berkomitmen untuk merangkul talenta-talenta lokal terbaik, membangun generasi pembalap berikutnya, sekaligus membawa sorotan dunia ke Mandalika sebagai kebanggaan Indonesia di mata internasional," katanya.
Saat ini MGPA mengelola berbagai ajang balap nasional dan internasional di Sirkuit Mandalika, seperti MotoGP Indonesia, Asia Road Racing Championship, Porsche Sprint Challenge Indonesia, hingga Mandalika Racing Series. Dengan masuknya Ananda sebagai Dirut baru, publik motorsport nasional kini menanti langkah dan gebrakan baru dari Mandalika ke depan.



















