Lamine Yamal Bentangkan Bendera Palestina, Israel Kebakaran Jenggot

- Lamine Yamal membentangkan bendera Palestina saat parade juara Barcelona, memicu reaksi keras dari Menteri Pertahanan Israel yang menilai aksinya sebagai provokasi kebencian terhadap negaranya.
- Aksi Yamal di atas bus parade dan unggahannya di Instagram mendapat dukungan besar dari warga Catalan serta warganet yang mengapresiasi solidaritasnya terhadap Palestina.
- Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, membela Yamal dengan menyebut tindakannya sebagai bentuk solidaritas yang sejalan dengan sikap masyarakat Barcelona pro-Palestina sejak konflik Gaza 2023.
Jakarta, IDN Times - Wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, menjadi pusat perhatian dunia setelah membentangkan bendera Palestina dalam parade juara Barcelona, Senin (11/5/2026) waktu setempat. Aksi Yamal ternyata membuat pemerintah Israel kebakaran jenggot.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengecam tindakan pemain berusia 18 tahun tersebut. Katz menuduh aksi solidaritas kemanusiaan yang ditunjukkan Yamal adalah bentuk provokasi kebencian terhadap negaranya.
1. Tuding Yamal hasut kebencian terhadap Israel
Kecaman tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Katz melalui akun X pribadinya pada Kamis (14/5/2026) waktu setempat. Ia merasa tindakan Yamal seolah menghasut banyak orang untuk membenci Israel.
"Lamine Yamal memilih menghasut kebencian terhadap Israel saat para tentara kami memerangi organisasi teroris Hamas, sebuah organisasi yang membantai, memperkosa, dan membakar anak-anak Yahudi, perempuan, serta lansia pada 7 Oktober 2023," tulis Katz yang dikutip dari The Independent.
2. Yamal banjir dukungan
Dalam parade juara Barcelona, Yamal memang tertangkap kamera mengibarkan bendera Palestina dari atas bus atap terbuka yang membawa skuad Blaugrana. Aksi solidaritas itu dilakukan di hadapan ratusan ribu warga Catalan yang tumpah ruah merayakan gelar juara LaLiga.
Pemain berdarah Maroko-Guinea Khatulistiwa itu juga mengunggah aksi tersebut di akun Instagram pribadinya. Aksi solidaritasnya itu mendapat banjir dukungan dari kerumunan parade dan warganet di media sosial.
3. PM Spanyol pasang badan
Al Jazeera melansir, aksi Yamal memang sejalan dengan masyarakat kota Barcelona. Sejak dimulainya konflik perang dan genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023 lalu, kota ini menjelma sebagai salah satu pusat utama aktivisme pro-Palestina di Negeri Matador.
Jalanan kota Barcelona kerap menjadi saksi berbagai aksi protes besar oleh masyarakat setempat, demi membela hak warga Gaza. Bahkan, pelabuhannya juga sering dijadikan titik awal keberangkatan armada bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Sikap masyarakat pun sejalan dengan pemerintahnya. Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez, pasang badan dan menyatakan tidak ada yang salah dari tindakan bocah ajaib La Furia Roja tersebut.
"Mereka yang menganggap mengibarkan bendera sebuah negara sebagai 'hasutan kebencian', entah sudah kehilangan akal sehat atau telah dibutakan oleh rasa malu mereka sendiri. Lamine hanya mengekspresikan solidaritas terhadap Palestina yang dirasakan jutaan warga Spanyol. Itu menjadi alasan lain untuk bangga kepadanya," kata Sanchez


















