Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gagal Comeback, Isyana/Rinjani Tumbang di Perempat Final Thailand Open

Gagal Comeback, Isyana/Rinjani Tumbang di Perempat Final Thailand Open
Ganda putri muda Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di 32 besar Thailand Open 2026 (dok.PP PBSI)
Intinya Sih
  • Pasangan ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine terhenti di perempat final Thailand Open 2026 setelah kalah dari unggulan Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.
  • Isyana/Rinjani sempat tampil buruk di game pertama akibat banyak unforced error, namun berhasil bangkit dan mendominasi game kedua dengan kemenangan 21-12.
  • Duel penentuan berlangsung ketat hingga skor imbang 12-12, tetapi tekanan intens dari Iwanaga/Nakanishi membuat pasangan Indonesia menyerah 17-21 di game ketiga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Langkah ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, terhenti di perempat final Thailand Open 2026. Mereka disingkirkan jagoan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, lewat duel ketat tiga game selama satu jam, Jumat (15/5/2026).

Isyana/Rinjani memang mencatatkan start buruk dalam laga yang digelar di Nimibutr Stadium. Sempat memberikan perlawanan di awal game pertama, namun mereka tertinggal 4-11 di interval setelah kehilangan enam poin beruntun.

Rentetan unforced error dan kegagalan membaca permainan lawan membuat mereka kesulitan mengembangkan ritme terbaiknya. Alhasil, Isyana/Rinjani dibuat menyerah 12-21 pada game pertama.

Situasi di game kedua justru berbalik. Pasangan Indonesia itu berhasil bermain dominan dan mendikte Iwanaga/Nakanishi. Sejak imbang 2-2, Isyana/Rinjani berhasil menjaga keunggulannya dengan baik.

Isyana/Rinjani berhasil mengatasi tekanan dan menegaskan keunggulannya di jeda interval dengan torehan 11-8. Setelah itu, mereka meraup enam poin beruntun dan memenangkan game kedua dengan poin 21-12.

Duel rubber game jauh lebih ketat, yang memaksa kedua pasangan kejar-kejaran poin. Isyana/Rinjani tertinggal 8-11 di jeda interval, namun responsnya untuk mengejar ketertinggalan cukup positif.

Perjuangan mereka untuk mencari momentum membuahkan hasil setelah menyamakan kedudukan menjadi 12-12. Sialnya, Iwanaga/Nakanishi langsung menunjukkan statusnya sebagai unggulan pertama turnamen.

Jagoan Jepang itu langsung meningkatkan intensitas tekanan, yang pada akhirnya gagal diredam Isyana/Rinjani. Iwanaga/Nakanishi pun melaju ke semifinal setelah menuntaskan game ketiga dengan poin 21-17.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Related Articles

See More