Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gak Pakai Oli, Kenapa Mobil Listrik Tetap Harus Servis Berkala?

Gak Pakai Oli, Kenapa Mobil Listrik Tetap Harus Servis Berkala?
ilustrasi mobil listrik (pexels.com/Jae P)
Intinya Sih
  • Mobil listrik tetap butuh servis berkala untuk menjaga performa dan keamanan, meski tidak memerlukan penggantian oli seperti mobil konvensional.
  • Pengecekan rutin meliputi sistem pendingin baterai, pengereman regeneratif, serta komponen kaki-kaki agar efisiensi dan kenyamanan berkendara tetap optimal.
  • Servis juga mencakup pembaruan perangkat lunak dan pemeriksaan modul elektronik bertegangan tinggi guna memastikan keselamatan serta kinerja sistem digital kendaraan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kehadiran mobil listrik telah mengubah paradigma perawatan kendaraan yang selama ini identik dengan penggantian oli mesin secara rutin setiap beberapa bulan. Tanpa adanya ruang bakar, piston, dan sistem pembuangan gas sisa, komponen yang membutuhkan pelumasan intensif pada suhu tinggi pun menghilang, sehingga rutinitas mampir ke bengkel untuk sekadar ganti oli kini menjadi kenangan masa lalu.

Namun, hilangnya oli mesin tidak berarti kendaraan listrik sepenuhnya bebas dari perawatan teknis. Sebagai mesin yang sangat kompleks dengan teknologi baterai dan motor penggerak canggih, mobil listrik tetap memerlukan pengecekan sistematis untuk memastikan setiap komponen bekerja dalam performa puncak serta menjaga keamanan operasional jangka panjang di jalan raya.

1. Perawatan sistem pendingin baterai dan motor listrik

Hyundai Fest 2025 digelar besok (HMI)
Hyundai Fest 2025 digelar besok (HMI)

Meskipun tidak memiliki oli mesin, mobil listrik sangat bergantung pada cairan pendingin atau coolant untuk menjaga suhu kerja baterai lithium-ion dan motor penggerak. Baterai kendaraan listrik menghasilkan panas yang signifikan saat sedang digunakan untuk melaju maupun saat pengisian daya cepat. Jika suhu tidak dikelola dengan baik, efisiensi baterai akan menurun drastis dan umur pakainya akan menjadi jauh lebih pendek.

Servis berkala diperlukan untuk memastikan volume cairan pendingin tetap terjaga dan tidak terjadi kebocoran pada jalur sirkulasi. Cairan ini juga memiliki masa pakai tertentu di mana efektivitasnya dalam memindahkan panas akan berkurang seiring berjalannya waktu. Melalui pemeriksaan rutin, teknisi dapat memastikan sistem manajemen termal tetap optimal sehingga risiko overheat pada sel baterai yang berharga mahal dapat dihindari sepenuhnya.

2. Pemeriksaan sistem pengereman dan kaki-kaki kendaraan

ilustrasi seorang montir sedang memperbaiki kaki-kaki mobil (pexels.com/Artem Podrez)
ilustrasi seorang montir sedang memperbaiki kaki-kaki mobil (pexels.com/Artem Podrez)

Mobil listrik memiliki fitur pengereman regeneratif yang memungkinkan motor listrik membantu memperlambat laju kendaraan sambil mengisi ulang baterai. Hal ini memang membuat kampas rem jauh lebih awet dibandingkan mobil konvensional, namun justru memicu risiko lain seperti penumpukan kotoran atau karat pada piringan rem karena jarang digunakan secara fisik. Servis berkala memastikan mekanisme pengereman tetap bersih dan cairan rem (brake fluid) tidak terkontaminasi oleh uap air.

Selain itu, bobot mobil listrik umumnya jauh lebih berat dibandingkan mobil bermesin bensin akibat berat baterai yang sangat masif. Beban ekstra ini memberikan tekanan lebih besar pada komponen kaki-kaki, seperti shock absorber, bushings, dan ban. Pengecekan berkala terhadap keausan ban dan penyelarasan roda (spooring) menjadi sangat krusial untuk mencegah keausan yang tidak merata serta memastikan kenyamanan berkendara tetap terjaga meskipun kendaraan menanggung beban yang berat.

3. Pembaruan perangkat lunak dan pengecekan modul elektronik

interior BYD Sealion 7 (byd.com)
interior BYD Sealion 7 (byd.com)

Mobil listrik sering kali dijuluki sebagai "komputer berjalan" karena hampir seluruh fungsinya dikendalikan oleh perangkat lunak dan sensor elektronik yang rumit. Mulai dari manajemen penggunaan energi, sistem bantuan pengemudi, hingga efisiensi motor listrik, semuanya bergantung pada algoritma perangkat lunak. Saat melakukan servis berkala, produsen biasanya memberikan pembaruan (software update) untuk memperbaiki bug atau meningkatkan efisiensi sistem secara keseluruhan.

Teknisi juga akan melakukan pemindaian pada modul sistem tegangan tinggi untuk memastikan tidak ada kabel yang terkelupas atau soket yang longgar akibat getaran selama pemakaian. Hal ini sangat penting demi faktor keselamatan, mengingat sistem kelistrikan pada mobil listrik beroperasi dengan tegangan yang sangat tinggi. Dengan melakukan servis rutin, integritas sistem elektronik dapat dipantau secara mendalam, memastikan kendaraan tetap aman digunakan dalam berbagai kondisi cuaca tanpa gangguan teknis yang tidak terduga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More