Maxdecal Dukung Kolaborasi Sung Kang dan Kemenekraf

- Sung Kang berkolaborasi dengan Kemenekraf RI untuk memperkuat industri kreatif nasional dan memperkenalkan budaya otomotif Indonesia ke pasar global, didukung oleh Maxdecal serta Tale X IP House Indonesia.
- Kehadiran tokoh otomotif internasional seperti Larry Chen dan Namina Inada menegaskan potensi Indonesia sebagai pusat budaya otomotif Asia, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan Jepang di masa depan.
- Sung Kang memuji keramahan masyarakat Indonesia dan menyatakan ingin kembali, sementara pemerintah serta Maxdecal menegaskan komitmen mendukung ekosistem ekonomi kreatif melalui inovasi produk lokal berkualitas global.
Jakarta, IDN Times - Kehadiran aktor Hollywood Sung Kang di Indonesia bukan sekadar menyapa penggemar otomotif. Bintang yang dikenal lewat karakter Han Lue di film The Fast and the Furious: Tokyo Drift itu juga terlibat dalam kolaborasi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI untuk mendorong industri kreatif nasional ke level global.
Kolaborasi tersebut turut mendapat dukungan dari Maxdecal dan Tale X IP House Indonesia. Kehadiran sejumlah tokoh otomotif internasional dalam agenda itu juga dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan industri otomotif kreatif Indonesia.
1. Sung Kang jadi magnet industri kreatif dan otomotif

Sung Kang hadir dalam ajang The Elite Showcase 2026 di ICE BSD dan mendapat sambutan besar dari penggemarnya. Kehadiran aktor Hollywood tersebut kemudian dimanfaatkan pemerintah untuk membuka peluang kolaborasi industri kreatif Indonesia dengan pasar internasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar bahkan menggelar pertemuan khusus bersama Sung Kang guna membahas pengembangan ekosistem ekonomi kreatif dan penguatan Intellectual Property (IP) lokal.
Menurut Maxdecal, figur Sung Kang punya pengaruh besar dalam memperkenalkan budaya otomotif Indonesia ke dunia.
“Kehadiran Sung Kang, yang dikenal luas melalui film bertema otomotif, dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap promosi budaya, kreativitas, serta citra modern Indonesia di mata dunia,” ujar Project Director & RnD Maxdecal, Nofian Hendra, Rabu (13/5/2026).
2. Indonesia dinilai punya potensi jadi pusat budaya otomotif Asia

Selain Sung Kang, agenda tersebut juga dihadiri fotografer otomotif dunia Larry Chen dan Namina Inada dari New Japan Automobile Promotion Association.
Kehadiran para tokoh internasional ini dinilai semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar sekaligus pusat perkembangan budaya otomotif di kawasan Asia.
Dalam kesempatan itu, Sung Kang juga menerima berbagai cinderamata karya kreatif lokal, termasuk art print bertema film Drifter yang dibuat kreator Indonesia menggunakan material stiker Maxdecal.
Film independen terbaru Sung Kang tersebut menceritakan pembalap drift dengan Toyota AE86 ikonik bernama Lola.
Maxdecal berharap hubungan industri otomotif Indonesia dan Jepang bisa semakin erat melalui kolaborasi ini.
“Besar harapan kami agar kerja sama tersebut dapat membuka peluang hadirnya event otomotif bergengsi asal Jepang, Tokyo Auto Salon, untuk diselenggarakan di Indonesia pada masa mendatang,” jelas Nofian.
3. Sung Kang puji keramahan Indonesia

Wamen Ekraf Irene Umar mengungkapkan Sung Kang memberikan kesan positif terhadap Indonesia selama kunjungannya. Menurut Irene, aktor tersebut bahkan memuji keramahan masyarakat Indonesia dan menyatakan ingin kembali lagi di masa mendatang.
“Sangat rendah hati, penuh gairah, dan hangat. Kalimat pertama yang ia ucapkan kepada saya adalah: ‘Orang-orang Anda sangat baik, saya pasti akan kembali lagi ke sini’,” ujar Irene Umar.
Irene juga menegaskan pemerintah ingin membawa Indonesia bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi kreatif dunia.
Sementara itu, Maxdecal menegaskan komitmennya mendukung industri kreatif nasional lewat produk stiker otomotif berkualitas global yang telah digunakan di berbagai ajang balap dan proyek visual kreatif di Indonesia.


















