Mobil listrik bekas asal China semakin menarik perhatian konsumen di Eropa. Di tengah tarif impor dan pembatasan kendaraan baru, mobil listrik bekas menawarkan alternatif dengan harga lebih rendah. Bahkan, sejumlah unit dilaporkan dijual hingga 40 persen di bawah harga jual awalnya di China.
Menurut laporan CarNewsChina.com pada 22 Oktober 2026, perubahan kebijakan perdagangan Uni Eropa turut memengaruhi pilihan konsumen. Penjualan kendaraan bekas asal China ke pelanggan Eropa meningkat tajam, sementara penjualan kendaraan baru justru mengalami penurunan.
