Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mobil Listrik Jarang Dipakai, Kenapa Baterai Health Terus Berkurang?

3 min read
Mobil Listrik Jarang Dipakai, Kenapa Baterai Health Terus Berkurang?
interior BYD Sealion 7 (byd.com)
  • Baterai mobil listrik tetap mengalami penurunan kapasitas akibat penuaan alami berdasarkan waktu, meski kendaraan jarang dipakai atau tidak banyak menjalani siklus pengisian.
  • Menyimpan EV terlalu lama dalam kondisi baterai penuh atau hampir kosong dapat menekan sel; pemilik perlu mengikuti rekomendasi tingkat daya pada buku manual.
  • Paparan suhu tinggi mempercepat degradasi baterai. Parkir di tempat teduh berventilasi dan cek daya secara berkala, karena sistem kendaraan tetap dapat memakai energi saat terparkir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mobil listrik yang jarang digunakan memang tidak mengalami siklus pengisian dan pemakaian sebanyak kendaraan yang dipakai setiap hari. Namun, bukan berarti kondisi baterainya akan selalu sama seperti saat pertama kali diparkir.

Baterai EV tetap dapat mengalami penurunan kapasitas meskipun kendaraan lebih banyak berada di garasi. Ada beberapa faktor yang membuat proses tersebut tetap berlangsung, mulai dari usia baterai hingga temperatur dan kondisi daya saat mobil disimpan.

  1. 1. Baterai tetap mengalami penuaan meski jarang dipakai

    Proses pengecasan mobil listrik
    Ilustrasi pengecasan mobil listrik.(Unsplash/Priscilla Du Preez 🇨🇦)

    Baterai mobil listrik menggunakan sel yang mengalami proses penuaan secara alami. Proses ini dikenal sebagai calendar aging, yaitu penurunan kemampuan baterai yang terjadi berdasarkan waktu, bukan hanya jumlah siklus pengisian dan pemakaian. Artinya, mobil yang jarang dikendarai tetap bisa mengalami degradasi baterai.

    Kecepatan penurunan tersebut tidak sama pada setiap kendaraan. Jenis baterai, desain sistem manajemen baterai, temperatur penyimpanan, serta kondisi daya ketika mobil ditinggalkan dapat memengaruhinya. Karena itu, mobil yang jarang dipakai tetap membutuhkan perhatian terhadap kondisi baterai.

  2. 2. Kondisi baterai saat disimpan sangat berpengaruh

    penggerak BYD Sealion 7 (byd.com)
    penggerak BYD Sealion 7 (byd.com)

    Menyimpan mobil dalam kondisi baterai sangat penuh atau hampir kosong untuk waktu lama bukan kebiasaan yang ideal. Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan pada sel baterai, terutama jika kendaraan berada dalam keadaan tersebut selama berhari-hari atau berminggu-minggu.

    Batas pengisian yang ideal saat mobil lama tidak digunakan dapat berbeda tergantung rekomendasi pabrikan dan jenis baterainya. Karena itu, pemilik sebaiknya memeriksa buku manual kendaraan sebelum menentukan tingkat daya untuk penyimpanan. Hindari pula membiarkan baterai terlalu rendah hingga sistem kendaraan berisiko kehilangan daya dalam waktu lama.

  3. 3. Suhu tinggi bisa mempercepat degradasi baterai

    BYD Sealion 7 (byd.com)
    BYD Sealion 7 (byd.com)

    Temperatur menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga umur baterai EV. Mobil yang lama terparkir di bawah sinar matahari langsung dapat mengalami peningkatan suhu, termasuk pada area baterai dan kabin. Jika kondisi panas terjadi berulang kali, proses penuaan baterai dapat berlangsung lebih cepat.

    Jika mobil akan jarang digunakan, pilih lokasi parkir yang teduh dan memiliki ventilasi baik. Sesekali memeriksa kondisi daya baterai juga penting agar kapasitas tidak turun terlalu rendah. Pada beberapa EV, sistem manajemen baterai membutuhkan sejumlah energi ketika kendaraan dalam kondisi parkir untuk menjalankan fungsi tertentu, sehingga daya tetap dapat berkurang secara perlahan.

    Jadi, mobil listrik yang jarang dipakai tetap bisa mengalami penurunan kesehatan baterai. Perbedaannya, degradasi tidak hanya dipengaruhi oleh seberapa sering mobil dikendarai, tetapi juga oleh usia baterai, temperatur, dan kondisi penyimpanan.

    Untuk pemilik EV yang jarang berkendara, menjaga baterai tetap pada kondisi penyimpanan yang direkomendasikan pabrikan merupakan langkah sederhana yang penting. Dengan begitu, baterai tidak hanya dibiarkan terparkir, tetapi tetap dirawat agar kemampuannya bertahan lebih lama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More