Test Drive Suzuki Grand Vitara di GIIAS 2026: Nyaman dan Efisien

- Suzuki membuka sesi test drive Grand Vitara di GIIAS 2026, menampilkan karakter SUV hybrid yang mengutamakan kenyamanan, efisiensi, dan kemudahan berkendara dibanding performa agresif.
- Grand Vitara hadir dengan desain modern, ground clearance 210 mm, serta kabin berfitur jok kulit, panoramic sunroof, head-up display, konektivitas nirkabel, dan kamera 360 derajat.
- Mesin K15C 1.462 cc mild hybrid bertenaga 103 PS menawarkan respons halus dan efisien, didukung transmisi enam percepatan serta suspensi yang efektif meredam guncangan.
Jakarta, IDN Times - Suzuki memberikan kesempatan kepada pengunjung dan awak media untuk menjajal Grand Vitara di area test drive GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Meski rute yang disediakan tidak terlalu panjang, sesi ini cukup memberikan gambaran mengenai karakter SUV hybrid andalan Suzuki tersebut, mulai dari kenyamanan suspensi hingga respons mesin saat digunakan dalam kecepatan rendah maupun menengah.
Grand Vitara bisa dibilang memang bukan SUV yang menawarkan performa agresif. Sebaliknya, mobil ini lebih mengutamakan kenyamanan, efisiensi, dan kemudahan saat dikendarai.
Kombinasi desain modern dengan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang menginginkan SUV berpenampilan gagah, namun tetap hemat bahan bakar.
1. Desain modern dengan aura SUV yang elegan

Melihat Grand Vitara dari dekat, kesan pertama yang muncul adalah desainnya yang semakin modern dibanding generasi sebelumnya.
Grille berukuran besar berpadu dengan lampu LED serta pelek 17 inci membuat tampilannya tetap berkarakter tanpa terlihat berlebihan. Dimensinya yang memiliki panjang 4.345 mm dengan ground clearance 210 mm juga membuat proporsi SUV ini terlihat pas untuk penggunaan di perkotaan maupun perjalanan luar kota.
Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa lewat penggunaan jok berlapis kulit, panoramic sunroof, head-up display, wireless Apple CarPlay dan Android Auto, hingga kamera 360 derajat.
Tata letak tombol-tombol juga mudah dijangkau sehingga pengemudi tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
2. Mesin hybrid ringan lebih mengutamakan efisiensi

Grand Vitara mengandalkan mesin K15C DualJet 1.462 cc yang dipadukan teknologi SHVS serta transmisi otomatis enam percepatan. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 75,8 kW atau sekitar 103 PS dan torsi 136,8 Nm.
Sistem mild hybrid membantu memberikan dorongan tenaga saat akselerasi awal sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar melalui fitur regenerative braking dan auto stop-start.
Saat dicoba di lintasan GIIAS 2026, karakter mesinnya terasa halus. Respons pedal gas memang tidak mengajak pengemudi berakselerasi secara agresif, tetapi tenaga yang dihasilkan cukup untuk kebutuhan harian.
Perpindahan transmisinya juga terasa halus sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih santai. Inilah karakter yang cocok bagi konsumen yang lebih mengutamakan efisiensi dibanding performa.
3. Suspensi terasa matang dan nyaman dikendarai

Bagian yang paling meninggalkan kesan selama mencoba Grand Vitara adalah kualitas suspensinya. Suzuki menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan suspensi belakang torsion beam yang dikalibrasi untuk memberikan kenyamanan berkendara.
Ketika melewati berbagai kontur jalan di area test drive, suspensinya mampu meredam guncangan dengan baik. Bantingan terasa cukup dewasa, tidak keras namun juga tidak terlalu lembut hingga membuat bodi limbung.
Posisi duduk yang tinggi turut memberikan visibilitas yang baik ke depan sehingga menambah rasa percaya diri saat bermanuver.
Secara keseluruhan, Suzuki Grand Vitara menawarkan paket yang seimbang. SUV ini rasanya memang bukan pilihan bagi pencari performa tinggi, tetapi sangat menarik bagi konsmen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan desain modern, teknologi hybrid ringan yang irit, serta kenyamanan berkendara yang menjadi salah satu keunggulannya.


















