ilustrasi ban motor (pexels.com/Pol QUIMERC'H)
Tekanan ban yang terlalu rendah bukan hanya berdampak pada konsumsi bahan bakar. Dinding samping ban juga mendapat beban lebih besar karena harus bekerja lebih banyak ketika ban berputar dan menerima tekanan dari permukaan jalan.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mempercepat keausan ban dan membuat pengendalian motor terasa kurang nyaman. Ban juga bisa lebih mudah mengalami panas berlebih ketika digunakan dalam perjalanan jauh. Karena itu, mengecek tekanan ban sebaiknya menjadi rutinitas sederhana, misalnya setiap beberapa hari atau sebelum melakukan perjalanan jauh.
Gunakan tekanan sesuai rekomendasi pabrikan yang biasanya tercantum pada stiker atau buku manual motor. Jangan berpatokan pada angka maksimum yang tertulis di dinding ban karena angka tersebut bukan selalu tekanan ideal untuk penggunaan harian. Cek tekanan ketika ban masih dingin agar hasil pengukurannya lebih akurat.