Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jangan Simpan Helm di Bagasi Motor Saat Masih Basah

2 min read
Jangan Simpan Helm di Bagasi Motor Saat Masih Basah
Ilustrasi wanita memakai helm (freepik.com/freepik)
  • Menyimpan helm basah di bagasi motor membuat kelembapan terperangkap lebih lama karena ruang tertutup dan sirkulasi udara terbatas.

  • Kelembapan dari air hujan, keringat, dan kotoran pada padding dapat memicu bau tidak sedap serta mengurangi kenyamanan saat helm digunakan kembali.

  • Keringkan helm di area berventilasi, bersihkan visor, hindari panas berlebihan, dan pastikan bagasi kering sebelum menyimpan helm.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hujan sering membuat helm ikut basah, baik karena terkena air secara langsung maupun cipratan ketika berkendara. Setelah sampai tujuan, menyimpan helm ke dalam bagasi motor memang terasa praktis, terutama jika ingin segera melanjutkan aktivitas.

Namun, kebiasaan memasukkan helm yang masih basah ke dalam bagasi dapat membuat kelembapan terperangkap. Jika dilakukan berulang kali, kondisi tersebut bisa memengaruhi kebersihan dan kenyamanan bagian dalam helm.

  1. 1. Kelembapan lebih lama terperangkap

    Ilustrasi bagasi motor (suzuki.co.id)
    Ilustrasi bagasi motor (suzuki.co.id)

    Bagasi motor merupakan ruang yang relatif tertutup sehingga sirkulasi udara di dalamnya terbatas. Ketika helm yang masih basah dimasukkan, air yang menempel pada visor, busa, padding, atau bagian luar helm membutuhkan waktu lebih lama untuk menguap.

    Kondisi ini semakin tidak ideal jika helm langsung ditutup rapat bersama perlengkapan lain. Kelembapan yang bertahan lama dapat membuat bagian dalam helm terasa lembap dan kurang nyaman ketika kembali digunakan. Karena itu, sebaiknya helm diberi kesempatan untuk mengering sebelum disimpan dalam ruang tertutup.

  2. 2. Bau tidak sedap lebih mudah muncul

    ilustrasi seseorang membawa helm (freepik.com/wirestock)
    ilustrasi seseorang membawa helm (freepik.com/wirestock)

    Helm yang lembap juga lebih mudah menimbulkan bau, terutama jika bagian dalamnya sudah terkena keringat. Air hujan yang bercampur dengan keringat dan kotoran dapat membuat padding menjadi lebih lembap sehingga aroma tidak sedap lebih cepat muncul.

    Masalah tersebut bisa semakin parah jika helm sering disimpan dalam kondisi basah tanpa pernah dikeringkan secara menyeluruh. Membersihkan padding sesuai petunjuk pabrikan dan mengeringkan helm secara rutin dapat membantu menjaga kebersihannya. Helm yang kering juga biasanya terasa lebih nyaman ketika dipakai kembali.

  3. 3. Keringkan sebelum dimasukkan ke bagasi

    ilustrasi helm (freepik.com/azerbaijan_stockers)
    ilustrasi helm (freepik.com/azerbaijan_stockers)

    Setelah kehujanan, sebaiknya helm dikeringkan terlebih dahulu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Jika padding dapat dilepas, bagian tersebut bisa dikeringkan secara terpisah sesuai petunjuk perawatan helm. Visor juga sebaiknya dibersihkan dari sisa air dan kotoran agar tidak meninggalkan noda.

    Tidak perlu menggunakan panas berlebihan untuk mempercepat proses pengeringan. Menjemur helm terlalu dekat dengan sumber panas dapat memengaruhi material tertentu. Setelah bagian luar dan dalam benar-benar kering, helm baru lebih aman disimpan di tempat tertutup seperti bagasi motor.

    Selain menjaga helm tetap kering, perhatikan juga kondisi bagasi. Jika terdapat air yang masuk ke dalam bagasi akibat hujan atau cucian motor, keringkan ruang tersebut sebelum digunakan untuk menyimpan helm. Dengan kebiasaan sederhana ini, helm dapat terhindar dari kelembapan berlebih, bau tidak sedap, dan kondisi bagian dalam yang cepat kotor.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More