Jakarta, IDN Times - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) terjadi di berbagai negara sejak pecahnya konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran pada akhir Februari 2026. Kenaikan ini dipicu gangguan pasokan minyak global, terutama karena terganggunya distribusi di jalur strategis seperti Selat Hormuz.
Data Global Petro Prices yang dikutip Visual Capitalis membandingkan harga sebelum dan setelah perang. Hasilnya menunjukkan lonjakan signifikan di banyak negara, bahkan ada yang tembus hingga tiga digit.
