Alasan Keamanan Nasional, Trump Gagalkan Kesepakatan Chip dengan China

- Trump batalkan akuisisi aset chip Emcore oleh HieFo Corp.
- Nilai transaksi mencapai 2,92 juta dolar AS.
- HieFo Corp sebelumnya telah membeli aset bisnis chip digital milik Emcore pada April 2024.
- Presiden Trump memblokir kesepakatan tersebut karena alasan keamanan nasional.
- HieFo Corp diorganisasi dan dikendalikan oleh warga negara China.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memblokir akuisisi aset chip milik perusahaan Emcore oleh perusahaan photonics HieFo Corp pada Jumat (2/1/2026). Keputusan tersebut diambil dengan alasan kekhawatiran terhadap keamanan nasional, terutama terkait potensi hubungan perusahaan itu dengan China.
HieFo Corp diketahui berbasis di Delaware, sedangkan Emcore merupakan perusahaan yang berlokasi di New Jersey dan bergerak di bidang teknologi aerospace serta pertahanan. Transaksi akuisisi tersebut sebenarnya telah diselesaikan pada 2024, namun dibatalkan setelah adanya peninjauan ulang dari pemerintah AS yang menilai adanya risiko terhadap kepentingan strategis negara.
1. Trump batalkan akuisisi aset chip Emcore oleh HieFo Corp
Perusahaan photonics HieFo Corp sebelumnya telah menyelesaikan pembelian aset bisnis chip digital milik Emcore pada April 2024 dengan nilai mencapai 2,92 juta dolar AS (Rp48,7 miliar). Transaksi ini mencakup desain wafer, fasilitas fabrikasi, serta operasi pengolahan wafer berbahan indium phosphide yang digunakan dalam teknologi canggih.
Emcore, yang pada saat transaksi masih berstatus perusahaan publik sebelum diakuisisi oleh perusahaan investasi swasta Charlesbank Capital Partners, menjual aset tersebut untuk memusatkan fokus bisnis pada bidang lain. Sementara itu, HieFo yang didirikan oleh Dr. Genzao Zhang dan Harry Moore berencana melanjutkan inovasi teknologi kecerdasan buatan dengan tim risetnya di Alhambra, California.
Namun, Presiden Donald Trump memutuskan untuk memblokir kesepakatan tersebut pada Jumat (2/1/2026). Dalam perintah eksekutifnya, Trump menyatakan terdapat bukti yang kredibel bahwa HieFo Corp dapat melakukan tindakan yang berpotensi mengancam keamanan nasional AS.
2. Trump larang HieFo Corp kuasai aset Emcore
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa HieFo Corp diorganisasi dan dikendalikan oleh warga negara China, sehingga akuisisi terhadap aset sensitif milik Emcore dinilai dapat membahayakan keamanan nasional AS. Komite Investasi Asing di AS (CFIUS) sebelumnya telah mengidentifikasi adanya risiko keamanan selama proses pemeriksaan terhadap transaksi tersebut.
Dalam perintah eksekutifnya, Trump melarang HieFo mempertahankan kendali atas aset Emcore serta menegaskan bahwa perusahaan itu tidak boleh memberikan akses terhadap informasi teknis non-publik kepada pihak mana pun tanpa persetujuan CFIUS.
“Transaksi ini dinyatakan dilarang,” ujar Trump, dilansir The Wall Street Journal.
Langkah ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintahan Trump yang bertujuan membatasi akses perusahaan China terhadap teknologi semikonduktor dan fotonik canggih yang dianggap strategis bagi keamanan nasional AS.
3. Trump perintahkan HieFo lakukan divestasi penuh aset Emcore dalam 180 hari
Presiden Donald Trump memerintahkan perusahaan photonics HieFo Corp untuk melakukan divestasi penuh atas aset Emcore dalam waktu 180 hari, kecuali jika CFIUS memberikan perpanjangan. Selama proses tersebut, HieFo diwajibkan melaporkan kepatuhan setiap minggu dan mengizinkan pejabat pemerintah AS melakukan pemeriksaan di lokasi fasilitas perusahaan di wilayah AS.
Setiap calon pembeli aset Emcore juga harus dilaporkan kepada CFIUS, yang memiliki waktu 30 hari untuk meninjau dan bila diperlukan menolak transaksi penjualan. Hingga Jumat (2/1/2026), baik HieFo maupun Emcore belum memberikan komentar resmi terkait perintah divestasi tersebut.



















