Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resmi Akuisisi, Alibaba Geser Posisi CEO Lazada

Resmi Akuisisi, Alibaba Geser Posisi CEO Lazada
time.com
Share Article

PasarĀ e-commerceĀ Asia Tenggara dinilai mempunyai pertumbuhanĀ  business to customer (B2C) yang sangat cepat. Menurut penelitian ā€œThe Oportunity of Indonesiaā€ yang digagas Temasek dan Google, pertumbuhan e-commerceĀ di Indonesia meningkat seiring dengan tingginya pengguna internet.

Diperkirakan pada 2025 mendatang, akan ada 119 juta orang yang beralih menjadi pembeliĀ onlineĀ di Indonesia. Maka dari itu, tak heran banyak sekali raksasaĀ e-commerceĀ di dunia yang tertarik pasar Asia Tenggara. Ada pun beberapa perusahaan tersebut adalah Alibaba, Amazon, danĀ JD.com.

  1. 1. Alibaba resmi mengakuisisi Lazada sejak 2016

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180319/alibaba-ipo-wall-street-jack-ma-e8600f6b6071ae17ffcbd70184794e54.jpg

    Tidak mau kalah dengan pesaingnya, akhirnya mulai 2016 Alibaba Group Holding resmi mengakusisi Lazada dengan suntikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau setara Rp 13,7 triliun. Langkah tersebut menjadikan Alibaba sebagai pemegang saham Lazada sekitar 67 persen.

    Sebagai raksasaĀ e-commerceĀ di China, tentu saja Alibaba bisa mendapatkan konsumen yang lebih luas lagi. Melihat perkembangan yang mulai signifikan pada 2017, Alibaba meningkatkan sahamnya di Lazada hingga 83 persen.Ā 

  2. 2. Pada 2018, Alibaba berikan investasi tambahan sebesar Rp 27,5 triliun di Lazada

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180319/28299487-850144ba845091de4884091d34956fd9.jpg

    Sejak 2012, Lazada yang berbasis di Singapura telah beroperasi dengan baik di Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Dengan populasi muda yang besar, penetrasi selular yang tinggi Alibaba sangat yakin dengan pasar di Asia Tenggara.

    Melansir dariĀ Forbes,Ā salah satu pendiri Alibaba Lucy Peng mengatakan, "kami merasa sangat percaya diri untuk menggandakan investasi di Asia Tenggara. Lazada memiliki sepak terjang yang baik dalam tahap pengembangan internet di kawasan ini. Dan kami sangat antusias dengan peluang pertumbuhan yang luar biasa."

    Dengan tambahan investasi terbaru pada Maret 2018 ini, tercatat Alibaba sudah memberikan investasi sekitar 4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 55 triliun ke Lazada.

  3. 3. CEO Lazada resmi digantikanĀ Lucy Peng dari Alibaba

    https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180319/cnybnye005048-20170918-nymfn0a001-11n-900965175636f9aac0a4b716b0af26de.jpg

    Masih belum dapat dipastikan berapa total saham yang dimiliki Alibaba saat ini terhadap Lazada. Namun, adanya suntikan dana baru sebesar Rp 27,5 triliun telah memberikan formasi baru di Lazada.Ā 

    Salah satu dari 18 pendiri Alibaba yakni Lucy Peng akan menggantikan peranan Max Bittner sebagai CEO Lazada. Sebelumnya, Lucy Peng masih menjabat sebagai CEO di perusahaan afiliasi Alibaba, Ant Financial.

    Bittner yang telah menjabat sejak 2012Ā akan mempunyai posisiĀ baru sebagai penasehat senior. Dia bertugas dalam membantu selama masa transisi dan strategi pertumbuhan internasional di masa depan.

    Adanya investasi terbaru tersebut, membuatĀ Alibaba akan semakin yakin dapat bersaing dengan JD.com dan Amazon di pasar Asia Tenggara. Mereka akan siap bersaing untuk meraih pangsa pasar sejumlah 600 juta orang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More