Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu, Segini Harga per Gramnya

Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu, Segini Harga per Gramnya
ilustrasi emas Antam (logammulia.com)
  • Harga emas Antam turun Rp30 ribu menjadi Rp2,64 juta per gram pada Sabtu, 5 September 2026. Harga buyback juga turun Rp30 ribu ke Rp2,493 juta per gram.
  • Harga emas batangan Antam bervariasi berdasarkan ukuran, dari Rp1,370 juta untuk 0,5 gram hingga Rp2,58 miliar untuk 1.000 gram.
  • Emas dapat mendiversifikasi portofolio dan diminati investor konservatif, tetapi kurang cocok untuk tujuan jangka pendek karena terdapat selisih harga jual dan beli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Harga emas logammulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun Rp30 ribu, sehingga dibanderol Rp2,64 juta per gram pada perdagangan Sabtu (5/9/2026).

Sementara itu, harga buyback hari ini menurut situs Logam Mulia, turun dengan nominal yang sama dan berada di level Rp2,493 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

  1. 1. Rincian harga emas hari ini

    Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

    • Harga emas 0,5 gram: Rp1,370 juta
    • Harga emas 1 gram: Rp2,64 juta
    • Harga emas 2 gram: Rp5,22 juta
    • Harga emas 3 gram: Rp7,8 juta
    • Harga emas 5 gram: Rp12,975 juta
    • Harga emas 10 gram: Rp25,895 juta
    • Harga emas 25 gram: Rp64,612 juta
    • Harga emas 50 gram: Rp129,14 juta
    • Harga emas 100 gram: Rp258,212 juta
    • Harga emas 250 gram: Rp645,26 juta
    • Harga emas 500 gram: Rp1,29 miliar
    • Harga emas 1.000 gram: Rp2,58 miliar

  2. 2. Emas jadi instrumen untuk diversifikasi portofolio

    Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

    Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

    Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas

  3. 3. Emas jadi pilihan investor konservatif

    Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

    Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More