Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Alokasi Anggaran Bencana Sumatra Rp100 Triliun, Purbaya: Duitnya Ada

Alokasi Anggaran Bencana Sumatra Rp100 Triliun, Purbaya: Duitnya Ada
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
  • Pemerintah menyiapkan dana Rp60 triliun sejak akhir tahun lalu untuk penanganan bencana di Sumatra, namun realisasi masih terhambat kendala administratif di kementerian dan lembaga.
  • Anggaran total Rp100,166 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra selama tiga tahun telah disetujui pemerintah dan mendapat dukungan penuh dari DPR RI.
  • Rincian alokasi mencakup Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028 dengan fokus utama pembangunan infrastruktur serta hunian tetap bagi warga terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - . Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk pemulihan pascabencana di Sumatra. Meski demikian, ia mengakui realisasi penyerapan dana masih menghadapi kendala administratif di kementerian dan lembaga (K/L).

Purbaya mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan ruang fiskal yang cukup besar, termasuk dana sebesar Rp60 triliun sejak akhir tahun lalu yang sebagian dialokasikan untuk penanganan bencana. Namun, serapan anggaran belum optimal karena proses pencairan dilakukan bertahap.

“Kalau ditanya anggaran siap atau tidak? Saya bilang siap. Dari akhir tahun lalu kita sudah siapkan Rp60 triliun, tapi realisasinya lebih seidkit di tahun ini karena dibagi untuk pembangunan infrastruktur,” ujar Purbaya., Senin (25/5/2026).

1. Minta dirjen percepat pencairan anggaran bencana Sumatra

Ilustrasi anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)

Meski anggaran tersedia, ia menilai hambatan utama berada pada kelengkapan dokumen pengajuan dari K/L. Kementerian Keuangan, kata dia, terus mendorong percepatan proses administrasi agar penyaluran anggaran tidak tersendat.

"Saya bilang ke Dirjen saya, kalau ada pengajuan anggaran terkait bencana ini setiap hari di follow up (ditindaklanjuti) ditelepon, kalau dokumennya kurang, harus segera dilengkapi. Bahkan kalau perlu, kami bantu percepatan dengan mengirim tim ke lapangan,” katanya.

Purbaya menegaskan, pemerintah tidak ingin keterlambatan administratif menghambat penanganan bencana di lapangan.

“Jadi tidak perlu khawatir, dananya ada,” ujarnya.

2. Kebutuhan anggaran Rp100 T untuk rekonstruksi pasca bencana Sumatra didukung DPR

Ilustrasi anggaran. (IDN Times)
Ilustrasi anggaran. (IDN Times)

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian mengatakan, anggaran sebesar Rp100,166 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di wilayah Sumatra selama tiga tahun ke depan telah memperoleh dukungan dari DPR RI.

“Total anggaran yang sudah kami usulkan dan alhamdulillah telah disetujui di tingkat pemerintah, serta kami laporkan kepada Satgas DPR RI yang dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad, juga mendapat dukungan. Nilainya sebesar Rp100,166 triliun selama tiga tahun,” kata Tito di Jakarta.

3. Rincian alokasi kebutuhan anggaran

Ilustrasi anggaran. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi anggaran. (IDN Times/Arief Rahmat)

Tito menjelaskan, alokasi anggaran akan dibagi secara bertahap, yakni Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Menurut dia, porsi terbesar anggaran akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna mempercepat pemulihan fisik di wilayah terdampak bencana.

“Memang yang terbesar itu adalah infrastruktur di Kementerian PU, totalnya sekitar Rp69 triliun selama tiga tahun. Tahun ini sekitar Rp22 triliun,” ujar Tito.

Selain infrastruktur, pemerintah juga mengalokasikan Rp7,4 triliun selama dua tahun untuk pembangunan hunian tetap melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Share Article
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More