Lagi, Danantara Bakal Luncurkan 10 Proyek Hilirisasi Pekan Depan

- Danantara Indonesia akan meluncurkan 10 proyek hilirisasi pekan depan.
- Proyek-proyek tersebut termasuk investasi senilai Rp500 triliun dan diharapkan membuka lapangan pekerjaan yang signifikan.
- Pada pekan lalu, Danantara telah melakukan groundbreaking pada 6 proyek hilirisasi di berbagai daerah di Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia akan kembali meluncurkan proyek hilirisasi dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking pekan depan.
Setelah pekan lalu melakukan groundbreaking pada 6 proyek, pekan depan akan dilakukan groundbreaking pada 10 proyek hilirisasi.
“Minggu depan kami akan groundbreaking lagi kurang lebih ada 10 proyek lagi,” kata Dony dalam acara CBNC Indonesia Economic Outlook 2026, di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Pada pekan lalu, Danantara melakukan groundbreaking proyek Smelter Alumunium Baru dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) 2 di Mempawah, Kalimantan Barat; Pabrik bioethanol Glenmore fase 1 di Banyuwangi; Pabrik biorefinery (bioavtur) di Cilacap, Jawa Tengah; Proyek peternakan unggas terintegrasi di Malang, Gorontalo Utara, Lampung Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB); dan Pabrik garam di Sampang-Madura, Manyar-Gresik, dan Segoromadu 2-Gresik.
Dony mengatakan, secara keseluruhan Danantara akan berinvestasi pada 21 proyek hilirisasi tahun ini, dengan nilai investasi Rp500 triliun.
“Ini adalah investasi yang kita harapkan akan membuka lapangan pekerjaan yang cukup signifikan bagi masyarakat Indonesia. Dan juga proyek hilirisasi ini tentu saja basisnya adalah kita ingin mencapai swasembada di bidang pangan, swasembada di bidang energi,” ujar Dony.

















