- PT Hutama Karya (Persero)
- PT Waskita Karya (Persero) Tbk
- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk
- PT PP (Persero) Tbk
- PT Brantas Abipraya (Persero)
- PT Nindya Karya (Persero).
Daftar BUMN yang Lakukan Perampingan Tahun Ini: Telkom, Semen, Pupuk

- Telkom Indonesia akan memangkas 66 perusahaan menjadi belasan untuk fokus bisnis telekomunikasi, fiber optic, tower, dan data center.
- Semen Indonesia akan menutup 17 perusahaan semen dalam upaya menyelesaikan problematika pengelolaan BUMN.
- Pupuk Indonesia akan menyikat 47 anak perusahaan untuk konsolidasi, hanya beberapa perusahaan pupuk yang akan memproduksi pupuk.
Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia membeberkan rencana besar perampingan BUMN tahun ini. Perampingan dilakukan melalui berbagai skema, salah satunya merger. Tujuannya untuk menyisakan 300 perusahaan BUMN dengan kapasitas besar di setiap sektornya.
“Sehingga nanti kita harapkan dari 300 perusahaan yang dimiliki oleh BUMN ke depan, itu adalah perusahaan-perusahaan yang secara skala itu cukup signifikan untuk berkompetisi, memiliki kemampuan secara finansial dan juga memiliki kapabilitas secara orang,” kata Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Berikut daftar BUMN yang melakukan perampingan tahun ini.
1. Telkom Indonesia

Dony mengatakan, Danantara akan memangkas 66 perusahaan yang tergabung dalam grup PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi hanya belasan perusahaan untuk menetapkan fokus bisnis.
Belasan perusahaan itu akan menjalankan empat unit bisnis, yakni telekomunikasi melalui Telkom Indonesia; bisnis fiber optic melalui InfraCo; bisnis tower melalui Mitratel; dan bisnis data center. Lalu akan dibentuk satu perusahaan untuk mendukung infrastruktur empat unit tersebut.
“Nah nantinya akan semua dari bawah akan tergabung ke atas. Nah ini akan memotong banyak daripada inefficiency yang terjadi selama ini,” ucap Dony.
2. Semen Indonesia

Perampingan juga akan berdampak pada grup PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Dony mengatakan, pihaknya akan menutup 17 perusahaan semen.
“Saya harus sampaikan ini kepada publik, supaya publik juga mengetahui bahwa ini kita sedang menyelesaikan seluruh problematika daripada pengelolaan BUMN ini,” ujar Dony.
3. Pupuk Indonesia

Grup PT Pupuk Indonesia (Persero) juga akan terdampak perampingan. Bahkan, Dony mengatakan, akan menyikat 47 anak perusahaan Pupuk Indonesia.
“Jadi semua akan mengalami, Pupuk juga demikian, kita punya 47 perusahaan, anak perusahaan Pupuk, ini juga akan habis semua. Karena akan terjadi konsolidasi, sehingga nanti hanya akan ada beberapa saja dari perusahaan pupuk yang memang memproduksi pupuk kita,” tutur Dony.
4. BUMN asuransi

Danantara juga akan memangkas 15 perusahaan asuransi BUMN menjadi hanya tiga perusahaan.
“Asuransi perusahaan insuransi kita dari 15 akan menjadi tiga, kita akan punya satu life insurance, satu general insurance, satu credit insurance,” ucap Dony.
5. BUMN manajemen aset

Danantara juga akan merampingkan jumlah BUMN yang menjalankan bisnis manajemen aset, menjadi hanya satu perusahaan.
“Kemudian juga kita tadi asset management, kita akan punya hanya tinggal menjadi satu asset management. Nah semua ini nanti satu per satu,” kata Dony.
6. BUMN karya

Merger BUMN karya juga dipastikan akan selesai tahun ini. Dony mengatakan, tahun lalu pihaknya fokus memperbaiki masalah keuangan di BUMN karya.
“Karya menghadapi, karena karya ini punya financial problem sebelumnya. Kita tahun ini selesai melakukan proses perbaikan secara financial, tahun 2025. Tahun 2026 mereka masuk ke fase merger dan konsolidasi. Kita harapkan akan selesai juga di pertengahan tahun ini untuk mergernya,” ujar Dony.
Adapun tujuh BUMN karya yang akan dikonsolidasi adalah sebagai berikut:
7. BUMN logistik

Dony mengatakan, dari 21 perusahaan logistik, nanti BUMN hanya akan memiliki satu perusahaan logistik.
“Kita kemudian melakukan merger dan konsolidasi terhadap 21 perusahaan logistik kita sebagai contoh, menjadi satu. Nanti kita akan punya danantara logistic company, satu perusahaan, kemudian kita mendesain ulang seluruh business model-nya,” ucap Dony.
Adapun PT Pos Indonesia (Persero) akan menjadi holding BUMN logistik, mempertimbangkan aset perusahaan yang sangat besar.
“Karena mereka memiliki distribution outlet yang banyak. Kurang lebih 4 ribu outlet yang dimiliki oleh PT Pos. Mereka akan menjadi anchor dari penggabungan 21 perusahaan logistik kita,” tutur Dony.















