Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa Itu Obligasi Global? Instrumen Pendanaan Skala Internasional

Apa Itu Obligasi Global? Instrumen Pendanaan Skala Internasional
ilustrasi obligasi (vecteezy.com/Anton Rysak)
Intinya Sih
  • Obligasi global adalah instrumen keuangan internasional yang diterbitkan di luar negara asal mata uangnya, memungkinkan penerbit menjangkau investor dari berbagai pasar modal dunia.
  • Perusahaan multinasional dan pemerintah menggunakan obligasi global untuk menghimpun dana besar dengan tenor bervariasi, sekaligus memberi peluang diversifikasi bagi investor lintas negara dan mata uang.
  • Berbeda dari Eurobond, obligasi global dapat diterbitkan serta diperdagangkan bersamaan di negara yang menggunakan mata uang denominasi obligasi tersebut, memperluas jangkauan pasar dan akses pendanaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perusahaan multinasional dan pemerintah kerap membutuhkan pendanaan dalam jumlah besar untuk membiayai berbagai kebutuhan, mulai dari ekspansi usaha hingga pembiayaan proyek dan program pembangunan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, penerbit dapat mengakses pasar keuangan internasional melalui berbagai instrumen pendanaan. Salah satu instrumen yang digunakan adalah obligasi global. Instrumen ini memungkinkan penerbit menjangkau investor di sejumlah negara sekaligus melalui penawaran yang dilakukan di berbagai pasar modal internasional.

Keberadaan obligasi global atau global bond memberikan alternatif sumber pendanaan di luar pasar domestik. Selain itu, instrumen tersebut juga menjadi salah satu pilihan investasi pendapatan tetap bagi investor yang ingin memperluas eksposur ke berbagai pasar dan mata uang.

1. Apa itu obligasi global?

ilustrasi obligasi
ilustrasi obligasi (vecteezy.com/Aman Ansari)

Dilansir Investopedia, obligasi global merupakan instrumen keuangan internasional yang diterbitkan dan diperdagangkan di luar negara asal mata uang yang digunakan sebagai denominasinya. Instrumen ini juga dikenal sebagai Eurobond dan banyak digunakan untuk memperoleh pendanaan dari beberapa negara sekaligus.

Penerbitan obligasi global umumnya dilakukan di pasar-pasar utama dunia, seperti Eropa, Asia, dan Amerika. Berbeda dari obligasi domestik, instrumen ini dapat diterbitkan dalam satu mata uang tertentu namun diperdagangkan secara internasional, sehingga memperluas akses terhadap pasar modal dan basis investor.

2. Digunakan untuk menghimpun dana dalam jumlah besar

ilustrasi obligasi
ilustrasi obligasi (vecteezy.com/Aman Ansari)

Perusahaan multinasional dan pemerintah sering memanfaatkan obligasi global ketika membutuhkan pendanaan dalam jumlah besar. Instrumen ini ditawarkan secara bersamaan di berbagai pasar modal internasional dan dapat memiliki suku bunga tetap maupun mengambang, dengan tenor mulai dari satu hingga 30 tahun.

Mata uang yang digunakan dalam obligasi global dapat berasal dari negara asal penerbit maupun negara tempat obligasi diterbitkan. Sebagai contoh, perusahaan Amerika Serikat (AS) dapat menerbitkan obligasi di Jepang dengan denominasi yen.

Bagi investor, obligasi global menjadi salah satu alternatif untuk memperluas diversifikasi portofolio. Instrumen ini dinilai dapat memberikan eksposur terhadap pasar pendapatan tetap di negara lain yang pergerakannya tidak selalu sejalan dengan obligasi domestik.

Secara umum, obligasi global terbagi menjadi obligasi negara maju dan obligasi pasar berkembang. Obligasi dari negara maju diterbitkan oleh perusahaan maupun pemerintah dengan beragam tenor dan kualitas kredit. Sementara itu, obligasi pasar berkembang umumnya diterbitkan oleh pemerintah berdaulat, banyak yang menggunakan denominasi dolar AS dan menawarkan tingkat bunga lebih tinggi seiring risiko yang juga lebih besar.

3. Perbedaan obligasi global dan Eurobond

ilustrasi obligasi (istockphoto)
ilustrasi obligasi (istockphoto)

Meski sering digunakan secara bergantian, obligasi global dan Eurobond memiliki perbedaan. Eurobond merupakan obligasi internasional yang diterbitkan dan diperdagangkan di luar negara yang mata uangnya digunakan sebagai denominasi obligasi tersebut.

Sebagai ilustrasi, perusahaan Prancis yang menerbitkan obligasi di Jepang dengan denominasi dolar Amerika Serikat dapat dikategorikan menerbitkan Eurobond, khususnya Eurodollar bond. Selain itu, terdapat pula jenis Eurobond lain seperti Euroyen bond dan Euroswiss bond.

Sementara itu, obligasi global memiliki karakteristik tambahan karena dapat diterbitkan dan diperdagangkan secara bersamaan di negara yang mata uangnya digunakan sebagai denominasi obligasi. Dengan contoh yang sama, obligasi akan tergolong sebagai obligasi global apabila perusahaan Prancis tersebut menawarkan obligasi berdenominasi dolar AS secara bersamaan di pasar Jepang dan Amerika Serikat.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More