Jakarta, IDN Times - Pemerintah memastikan bergerak cepat mengatasi antrean bahan bakar minyak (BBM) di Bali dengan menambah armada distribusi dari Jawa menjadi tujuh kapal.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, antrean BBM yang sempat terjadi di Bali disebabkan masalah distribusi karena kapal-kapal pengangkut BBM terlambat. Ia pun memastikan stok nasional aman.
“Saya juga sudah meminta untuk percepatan distribusi dari Jawa ke Bali, yang tadinya kapal cuma tiga, sekarang kapal yang sudah melayani tujuh kapal. Dengan demikian, maka bisa kita melakukan uraian perlahan-lahan,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Bali, Senin (19/10).
